Skip to main content

Panduan Spek Laptop Untuk Desain Grafis

Jika sudah sering menggunakan Photoshop atau 3D Studio Max, kalian pasti tahu betapa menjengkelkannya menunggu proyek untuk selesai atau laptopnya hang karena tidak cukup kuat. Ini adalah masalah yang sering kali dihadapi oleh seorang desainer dalam pekerjaannya. Makanya, kalian juga perlu memahami dulu panduan spek laptop untuk desain grafis dengan baik.

Jika kalian sudah cukup punya uang lebih dan sedang merencanakan untuk upgrade buat beli laptop untuk kebutuhan desain grafis, maka sudah seharusnya memperhatikan hardware juga. Tujuannya agar laptop kalian tidak lagi mengalami hang dan putus-putus saat sedang mengerjakan proyek-proyek desain.

Apa spesifikasi laptop untuk desain grafis yang terbaik? Di sinilah kami telah menyusun panduan spek laptop untuk desain grafis yang akan membantu kalian membuat keputusan sebelum membeli produk laptop terbaik.

CPU dan RAM

Credit : quora.com

Kalau masih pakai CPU dan RAM yang kecil maka harus siap banyak sabarnya dan itu sangat menyakitkan kalau tidak sabaran... hehe. Apalagi saat kalian bekerja pada software grafis yang berat, sudah pasti tobat kan! Misalnya, pada proyek pemodelan 3D atau CAD. Kalian akan perlu me-render model dan adegan yang sangat besar sehingga akan memakan waktu yang luar biasa lama.

Makanya, memiliki prosesor terbaik dan RAM itu sangat penting buat pekerjaan desain grafis. Bagi pemula, paling tidak pertimbangkan untuk memilih prosesor setidaknya Intel Core i5 dari salah satu generasi terbarunya. Karena dalam hal rendering, Intel Core i5 memiliki lebih banyak core pada prosesornya dan itu sangat membantu buat kerjaan kalian.

Jika kalian memiliki pilihan untuk memilih laptop yang menjalankan prosesor AMD, maka setidaknya pilih seri AMD Ryzen 5. Nah untuk opsi processor laptop yang lebih bagus, kalian dapat memilih antara Intel Core i7 atau AMD Ryzen 7. Pun ada juga Intel Core i9 dan AMD juga memiliki seri Ryzen 9, tapi itu mungkin harga yang dibanderol jauh lebih mahal.

Berapa RAM laptop untuk keperluan desain grafis? Dalam hal kapasitas RAM, 8GB seharusnya sudah cukup tapi untuk pekerjaan berat semacam desain grafis sekarang kadang sudah gak worthed! Maka dari itu, pilih laptop yang memungkinkan untuk upgrade RAM buat jaga-jaga kalau butuh RAM gede. Untuk lebih amannya, kalian bisa pilih upgrade ke RAM 32GB biar kerjaan bisa makin lancar.

Jika kalian mempertimbangkan untuk membeli laptop MacBook Pro, pilih opsi yang lebih terjangkau misalnya dengan layar 13" atau 14" dan yang menggunakan seri prosesor Apple M1. Jika anggaran tidak menjadi kendala, maka kalian boleh memilih model dengan layar 16" atau yang sudah menjalankan prosesor Apple M1 Pro/Max.

GPU diskrit a.k.a Graphics Card (Kartu grafis)

Credit : techpowerup.com

GPU diskrit pada kartu grafis mampu bekerja pada adegan yang rinci dan tekstur yang rumit. Banyak dari kita menganggap bahwa kartu grafis hanya untuk gaming saja, padahal kartu grafis juga sangat penting untuk laptop yang akan digunakan oleh seorang desainer. Makanya, hampir semua produk laptop premium saat ini sudah menyertakan perangkat GPU diskrit.

Jika berkecimpung dunia desain 2D dan foto, kalian akan merasakan software bisa berjalan dengan lebih halus dan mampu menangani proyek yang kompleks dengan bantuan kartu grafis. Oleh karena itu, sangat direkomendasikan untuk memilih laptop dengan GPU/kartu grafis kelas mid-end.

Kalian bisa memlilih GPU seperti misalnya Nvidia GeForce GTX1650 atau AMD Radeon RX 5500M. Ini akan membuat laptop kalian lebih future-proof sehingga tidak perlu upgrade setiap tahun atau dua tahun. Perlu diketahui, hampir semua software pemodelan 3D sekarang sudah benar-benar membutuhkan kinerja grafis yang memadai.

Ketika ada pekerjaan desain yang berat, di sini kalian akan sanga membutuhkan GPU kartu grafis yang lebih mumpuni. Kalian bisa lihat seri Nvidia Geforce terbaru semisal GTX 1660, RTX 2060, atau RTX 2070. Untuk GPU dari AMD, kalian bisa pilih seri Radeon RX 6000M.

Layar & Ukurannya

Sudah pasti kalian akan mendapatkan kesulitan saat menggunakan software CG pada layar kecil donk! Karena software semacam ini memiliki banyak menu, alat, dan palet warna pada tampilan ruang kerja yang kecil tersebut. Penggunaan layar berukuran besar tentu sangat disarankan pada pekerjaan desain grafis.

Sebuah aturan umum untuk laptop yang ditujukan untuk desainer adalah semakin tinggi resolusi, semakin baik tampilannya. Jangan samakan kebutuhan browsing dan pekerjaan ringan yang cukup dikerjakan dalam laptop dengan resolusi layar 1366x768. Pekerjaan berat semisal desain grafis akan lebih baik jika menggunakan laptop dengan layar yang mendukung resolusi 1920x1080 atau 2K-4K.

Ukuran layar juga tidak boleh diabaikan. Resolusi 15 inci atau lebih adalah opsi yang kami sarankan untuk seorang desainer. Jika kalian membutuhkan lebih banyak ruang kerja dalam area layar, pertimbangkan untuk membeli monitor eksternal resolusi tinggi atau menghubungkan laptop ke TV 4K. Ini akan berguna ketika kalian bekerja di rumah karena tampilannya jauh lebih luas dan tajam.

Penyimpanan

Credit :

Sebagai desainer sebaiknya menggunakan penyimpanan yang kapasitasnya luas guna menyimpan berbagai file-file besar. Sebab, kalian akan menyimpan banyak file pekerjaan semisal gambar, video, dan file-file proyek. Jadi, penting untuk memiliki ruang penyimpanan besar untuk menyimpan semua file tersebut

Kalau bisa, pilihlah penyimpanan berkapasitas minimal 500GB atau jika memungkinkan maka bisa langsung pilih kapasitas 1TB. Kalian sebaiknya pilih produk laptop dengan penyimpanan tipe SSD (Solid-state Drives) karena memiliki kecepatan akses yang lebih cepat sehingga performa dan produktifitas kerja bisa semakin meningkat.

Portabilitas

Kadang seorang desainer perlu mobile biar tak terlalu penat dan bosan dalam bekerja. Maka dari itu, dibutuhkan laptop yang portable biar bisa kerja di mana saja. Tak jarang kan, kalian mungkin perlu bekerja di berbagai lokasi, seperti di kantor, di rumah, cafe atau bahkan di lapangan.

Untuk itu, penting bagi kalian bisa memilih laptop yang mudah dan ringan untuk dibawa ke mana saja. Selain itu, berat dan ukuran laptop perlu harus dipertimbangkan ya! Laptop dengan layar 15 inci atau lebih besar mungkin lebih berat saat dibawa bepergian. Jadi, coba pertimbangkan ukuran yang lebih kecil jika kalian perlu portabilitas yang lebih nyaman.

Color accuracy (Akurasi warna)

Credit : msi.com

Akurasi warna dan palet warna yang luas juga merupakan bagian penting dari tampilan monitor. Secara umum, kalian mungkin ingin memastikan bahwa tampilan layar monitor yang terlihat 100% akurat. Opsi layar monitor yang mendukung Adobe RGB mungkin pilihan tepat. Jika warna tidak menjadi fokus utama, kalian dapat menggunakan monitor yang memiliki dukungan 100% sRGB.

Akurasi warna biasanya diukur oleh Delta-E yang menunjukkan seberapa jauh dari akurasi yang sempurna monitor tersebut. Sebagai hasilnya, angka yang lebih rendah akan lebih baik. Cobalah untuk mendapatkan monitor dengan skor Delta-E di bawah 5.

Tentu saja, skor Delta-E tidak bisa dipertimbangkan mentah-mentah. Masih ada palet warna yang juga harus diperhitungkan. Monitor dengan palet warna yang lebih kecil akan memiliki skor Delta-E yang lebih baik (lebih rendah) namun memiliki dukungan warna yang didapat akan lebih sedikit.

FAQ

Tanya : Bisakah laptop "biasa" digunakan untuk desain grafis?

Jawab : Laptop "biasa" dapat digunakan untuk desain grafis, tapi banyak kekurangan yang mungkin akan kalian dapatkan. Misalnya, kalian dapat menggunakan laptop dengan spesifikasi rendah seperti Asus E410MA BV456FHD dengan layar Full HD dan SSD 512GB.

Namun, kalian mungkin tidak dapat menginstall aplikasi editing foto atau video terbaru dan harus menggunakan versi yang lebih lama. Kalian juga mungkin harus menambah kapasitas RAM untuk membuat proses editing menjadi lebih nyaman.

Memang, menggunakan laptop "biasa" untuk desain grafis bisa lebih menghemat biaya. Akan tetapi produktivitas kalian dalam mendesain mungkin akan berkurang jika dibandingkan saat kalian menggunakan laptop dengan spesifikasi yang lebih mumpuni untuk desain grafis.

Belum lagi bila kalian juga harus berurusan dengan pekerjaan editing video. Maka proses rendering mungkin akan memakan waktu yang jauh lebih lama. Jadi, apakah masih mau bersabar? Hehe..

Tanya : Apakah laptop gaming bisa digunakan untuk desain grafis?

Jawab : Bicara laptop gaming, memang dapat digunakan untuk pekerjaan desain grafis karena memiliki potensi kinerja yang tinggi. Namun, ada perbedaan dalam penggunaan antara keduanya. Laptop gaming lebih membutuhkan refresh rate yang tinggi dibandingkan akurasi warna pada layarnya. Sementara laptop untuk desain grafis memprioritaskan akurasi warna layar ketimbang refresh rate tinggi.

Karena perbedaan ini, laptop gaming tidak selalu dilengkapi dengan dukungan color gamut yang luas. Sementara laptop untuk desain grafis lebih umumnya dilengkapi dengan layar yang mendukung color gamut 100% sRGB. Oleh karena itu jika kalian menemukan laptop gaming dengan layar 100% sRGB, itu akan sangat cocok untuk desain grafis dan video editing.

Spesifikasi yang ideal untuk laptop desain grafis adalah CPU performa tinggi, kapasitas RAM yang besar, GPU kartu grafis yang mampu menangani proyek 3D dan textur berat, layar dengan resolusi tinggi dan dukungan color gamut yang luas, serta penyimpanan berkinerja tinggi yang cukup untuk menyimpan file besar.

Kesimpulan

Secara umum, spesifikasi laptop yang ideal untuk desain grafis adalah menggunakan processor generasi terbaru atau minimal 2 generasi sebelumnya, baik dari Intel atau AMD. Laptop ini juga harus memiliki GPU diskrit minimal kelas low-mid-end.

Layar yang dipakai setidaknya memiliki resolusi Full HD berukuran 15,6", color gamut mendekati 100% sRGB atau lapisan non-glare yang baik. Urusan penyimpanan, wajib menggunakan SSD guna mendapatan kinerja yang lebih memadai.

Namun, perlu diingat bahwa kreativitas adalah kunci utama dalam desain grafis. Jadi meskipun laptop yang kalian miliki mungkin tidak memiliki spesifikasi yang sempurna, itu tidak harus menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Jangan lupa untuk fokus pada pekerjaan dan jangan sampai terlalu terpikat dengan main game teruss ya!

Ini adalah panduan singkat mengenai spek laptop untuk desain grafis. Semoga dengan adanya artikel ini kalian dapat mengetahui referensi atau wawasan tambahan sebelum membeli produk laptop yang diinginkan. Jangan lupa kalau budget kalian juga akan memainkan peran penting dalam pembelian laptop.

Pastikan juga untuk mempertimbangkan spesifikasi yang kalian perlukan dan berapa banyak dana yang siap untuk kalian keluarkan. Oh iya, jika kalian ingin mencari Laptop untuk desain grafis dan video editing, bisa kunjungi blogdet. Terima kasih dan semoga bermanfaat...

Baca juga artikel terkait

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar