Skip to main content

11+ Cara Mengatasi Windows Update Error (Windows 10)

Windows Update berfungsi untuk melakukan pembaharuan dalam sistem operasi Windows. Bahkan pada Windows 10, fitur Windows Update berjalan secara otomatis terutama untuk pembaruan yang bersifat kritikal atau penting. Dengan begitu, Windows 10 yang terinstall selalu tetap up to date.

Kadang, terjadi Windows Update error sehingga tidak dapat berjalan dengan normal. Akibatnya, Windows 10 tidak mendapatkan pembaruan dari Microsoft. Hal ini akan menjadi sebuah masalah karena akan menimbulkan resiko seperti error, bug, hang, hingga ancaman malware.

Daftar isi

Gejala Windows Update error

Saat Windows 10 tidak bisa update atau proses Windows Update tidak dapat beroperasi, umumnya akan muncul gejala error yang mungkin akan terjadi. Diantaranya yaitu

  • Checking for updates terus-menerus, macet, atau hang (stuck/freeze)
  • Windows update failed. Ini berarti fitur Windows Update tidak bisa berjalan dengan semestinya
  • Download update gagal. Hal ini ditandai dengan pesan error "download failed"
  • Instalasi update gagal/bermasalah. Biasanya akan muncul pesan error "failed to install", "problem installing updates", atau "couldn't complete update undoing changes"
  • Windows update download/instal berulang
  • Gejala gagal update Windows 10 lainnya
Baca juga : Cara update Windows 10 ke versi terbaru

Penyebab Windows update error

Ada beberapa hal yang bisa jadi mengakibatkan fitur Windows update macet, tidak mampu beroperasi, bahkan error pada proses tertentu. Berikut ini daftarnya

Gangguan pada koneksi internet

Windows update akan mengunduh file-file pembaruan lewat jaringan internet. Jika akses internet pada laptop/PC desktop tersebut bermasalah, tentu operasional Windows update akan terganggu. Jangankan untuk instalasi update, download file-file update pun sudah pasti tidak berjalan.

Komponen Windows update corrupt

Sama seperti aplikasi lainnya, Windows update juga memiliki komponen berupa beberapa file yang saling bekerja sama. Jika file-file tersebut bermasalah (corrupt/rusak), fungsi pembaruan atau instalasi update tidak akan bisa berjalan dengan semestinya.

File update rusak

Setelah berhasil diunduh, file-file update akan segera diinstal. Pada beberapa kasus, file-file update yang sudah didownload ternyata mengalami kerusakan sehingga tidak mungkin untuk dilakukan pemasangan. Alhasil, proses update pada Windows 10 menjadi gagal atau gagal upgrade Windows 10.

Ruang drive Local disk C: penuh

Penyebab seperti ini sebetulnya jarang terjadi. Namun, bukan berarti mustahil untuk tidak terjadi. Windows Update juga memerlukan ruang kapasitas tertentu selama proses update/pembaruan. Kekurangan kapasitas terutama pada drive Local disk C:, bisa mengakibatkan tidak bisa update Windows 10.

Baca juga : Cara update Windows 10 ke Windows 11 gratis

Cara mengatasi Windows Update error pada Windows 10

Berikut ini cara atau langkah-langkah memperbaiki fitur Windows update error alias bermasalah

Restart ulang laptop/PC desktop

Cara paling mudah untuk mengatasi masalah gagal update Windows 10 yaitu merestart ulang komputer. Error saat proses update berarti terjadi kesalahan pada mekanisme Windows Update. Dengan merestart ulang komputer, alur kerja Windows update akan diulangi sesuai pengaturan yang semestinya. 

  1. Buka menu Start, pilih Power lalu klik Restart
  2. Atau tekan tombol Alt + F4 secara bersamaan, kemudian pilih Restart dan tekan tombol Enter

Ketika merestart ulang laptop/PC desktop, sebisa mungkin dilakukan secara normal seperti langkah-langkah di atas.

Gunakan koneksi internet yang stabil

Proses update pada Windows 10 akan mendownload file pembaharuan dengan jumlah yang banyak atau ukuran yang cukup besar terutama untuk Feature update. Jadi, Windows update akan membutuhkan bandwidth yang cukup banyak.

Oleh karen itu, sangat disarankan menggunakan layanan internet dengan kualitas premium yang menawarkan kecepatan akses internet yang tinggi dan atau kapasitas bandwidth yang lebih besar (syukur-syukur unlimited). Tujuannya agar proses download update bisa berjalan lebih cepat.

Pastikan masih tersedia kapasitas kosong pada Drive C:

Local Disk C: atau Drive C: merupakan partisi khusus pada perangkat storage (SSD/hard disk) yang menyimpan berbagai file-data milik sistem operasi Windows. File-file update yang telah diunduh umumnya juga tersimpan pada partisi ini sebelum diinstall.

Seperti penjelasan sebelumnya, Windows Update juga memerlukan ruang kapasitas tertentu selama proses update/pembaruan. Agar proses pembaruan bisa berjalan lancar, pastikan masih tersedia ruang kosong setidaknya 20% dari kapasitas partisi drive C:.

Lakukan troubleshoot pada Windows update

Jika Windows update mengalami masalah, kalian dapat melakukan troubleshoot pada fitur tersebut. Troublesoot merupakan salah satu fitur pada OS Windows untuk menemukan dan memperbaiki masalah yang terjadi, dalam hal ini fungsi Windows Update.

Berikut ini langkah-langkah troubleshooting untuk Windows 10 update

  1. Buka menu Start kemudia pilih menu Settings
  2. Atau tekan tombol Win + X lalu pilih Settings
  3. Pilih opsi Update & Security
  4. Pada sisi kiri, pilih Troubleshoot
  5. Klik Additional troubleshooters
  6. Pilih Windows Update lalu klik tombol Run troubleshooters
  7. Ikuti proses/instruksinya hingga selesai

Jika proses troubleshoot berhasil, harusnya masalah Windows update error sudah bisa teratasi.

Troubleshoot. Credit: windowscentral.com

Pakai aplikasi Windows Update Diagnostic Troubleshooter

Microsoft menyediakan sebuah aplikasi tool resmi untuk memperbaiki error pada Windows update. Aplikasi ini bernama Windows Update Diagnostic Troubleshooter. Fungsi aplikasi ini mungkin tidak jauh berbeda dengan fitur Troubleshoot bawaan Windows.

  1. Download aplikasi Windows Update Diagnostic Troubleshooter di sini
  2. Jalankan aplikasi tersebut
  3. Di bagian bawah aplikasi, klik link Advanced lalu klik Run as administrator. Kalian mungkin akan diminta konfirmasi sebagai user administrator
  4. Klik tombol Next dan aplikasi akan mulai melakukan proses pengecekan fungsi Windows Update
  5. Jika memang terdeteksi adanya error, pilih opsi Apply this fix untuk melakukan perbaikan
  6. Selanjutnya klik tombol Next/Finish

Jika proses troubleshoot berhasil, harusnya error sudah bisa teratasi dan fungsi Windows Update bisa digunakan seperti semula.

Restart Windows Update service

Windows update berjalan pada mode background (balik layar). Oleh karena itu, Windows update memiliki service sendiri. Windows service adalah sejumlah aplikasi yang berjalan di belakang layar untuk menyediakan fungsi-fungsi khusus. Seperti fungsi update Windows 10.

Jika Windows update tidak dapat berfungsi dengan sempurna, kalian bisa melakukan restart pada service Windows update. Harapannya, fungsi Windows update bisa kembali normal seperti sediakala. Berikut ini langkah-langkah merestart service Windows update.

  1. Buka aplikasi Command Prompt
  2. Buka menu Start lalu ketik perintah CMD
  3. Pilih Run as Administrator. Jika diminta konfirmasi, klik tombol Yes
  4. Ketik perintah ini
    net stop wuauserv
    net stop bits
    net stop dosvc
    net stop cryptsvc
    lalu tekan tombol Enter setelah masing-masing baris perintah
  5. Ulangi langkah nomor 4 untuk perintah
    net start bits
    net start cryptsvc
    net start wuauserv
    net start dosvc
  6. Jika perintah yang dieksekusi menunjukkan hasil "successfully", artinya perintah telah berhasil dijalankan
Credit: askvg.com

Hapus file-file sisa update sebelumnya

Proses Windows Update pasti akan meninggalkan jejak atau sisa-sisa update. Misalnya file konfigurasi, file cache, file history, file temporary, atau file update yang telah didownload. Tidak jauh berbeda dengan proses pada program aplikasi pada umumnya.

Sayangnya, kadang file-file sisa tersebut justru menyebabkan fungsi Windows update menjadi terganggu atau mengalami error. Untuk mengatasi hal tersebut, menghapus file-file sisa update bisa menjadi salah satu solusinya. Berikut ini langkah-langkahnya

  1. Pertama, buka kotak Run dengan menekan tombol Win + R
  2. Ketik perintah berikut
    %windir%\SoftwareDistribution
    lalu tekan tombol Enter
  3. Akan muncul jendela Explorer. Hapus semua file dan folder yang tampil/ada dalam folder tersebut
  4. Ulangi langkah nomor 2-3 untuk perintah folder berikut
    %windir%\system32\catroot2
    %ALLUSERSPROFILE%\application data\Microsoft\Network\downloader

Setelah ini, silahkan lakukan Check for update untuk memulai proses pembaruan ulang. Proses update akan kembali seperti awal dan mungkin akan berjalan dalam waktu yang lebih lama.

Tekno Jempol menyediakan sebuah tool berupa file batch script untuk memperbaiki error pada Windows Update. Link download tool di sini.

Matikan fitur Metered Connection

Untuk yang belum tahu, Metered Connection adalah fitur pada Windows 10 yang berfungsi membatasi penggunaan bandwidth internet. Tujuannya agar pemakainan kuota internet bisa lebih terkontrol. Terutama jika menggunakan layanan paket data internet dari operator seluler.

Metered Connection akan membatasi Windows 10 untuk menggunakan bandwidth intenet secara berlebihan, termasuk diantaranya menonaktifkan fungsi Windows Update. Apabila fungsi Windows update bermasalah, fitur ini sebaiknya dinonaktifkan saja.

Berikut ini langkah-langkah menonaktifkan fitur Metered Connection

  1. Buka menu Start kemudian pilih Settings atau
  2. Bisa dengan menekan tombol Win + I
  3. Pilih menu Network & Internet
  4. Pada sisi kiri, pilih menu Wifi. Asumsinya, laptop terkoneksi pada wifi/hostpost tethering
  5. Buka jaringan Wifi yang sudah terkoneksi
  6. Cek pada bagian Metered Connection
  7. Pada Set as Metered Connection, atur pada posisi Off

Selain Windows Update, fitur ini juga efektif dalam mencegah aplikasi-aplikasi lain yang mengakses internet secara otomatis. Dengan begitu, penggunaan kuota internet yang terbatas bisa lebih hemat.

Sebetulnya, Windows Update juga bisa berjalan melalui Metered Connection. Cara mengaturnya juga sangat mudah, seperti langkah-langkah berikut

  1. Tekan tombol Win + X
  2. Pilih menu Settings
  3. Pilih opsi Update & Security
  4. Pada Windows Update, klik menu Advanced options
  5. Pada bagian Download update over metered connection, atur pada posisi On
Baca juga : Cara mematikan Windows Update untuk sementara/permanen

Matikan fitur Delivery Optimization

Perlu diketahui, Delivery Optimization merupakan fitur yang berfungsi untuk mengefisiensikan proses update dengan menggunakan metode peer to peer. Fitur ini akan membuat Windows update mengunduh atau download file pembaruan dari berbagai sumber. Semisal, komputer dalam satu jaringan.

Sebaliknya, fitur Delivery Optimization juga akan mengunggah/upload file-file update ke jaringan komputer untuk bisa digunakan oleh komputer lainnya. Sederhananya, fitur ini bertujuan untuk berbagi file update antar komputer ketimbang harus mengunduh sendiri secara penuh.

Namun sebetulnya, Delivery Optimization akan berjalan optimal untuk komputer yang terhubung dengan jaringan. Komputer dengan penggunaan personal mungkin tidak akan merasakan manfaat fitur ini secara signifikan. Oleh karena itu, fitur ini bisa dinonaktifkan seperti langkah-langkah berikut ini

  1. Tekan tombol Win + I
  2. Pilih opsi Update & Security
  3. Pada sisi kiri, pilih menu Delivery Optimization
  4. Pada opsi Allow download from other PC, set pada posisi Off

Tanpa fitur Delivery Optimization, proses download update akan mengambil data langsung dari server Microsoft.

Lakukan repair Windows 10

Kasus Windows 10 tidak bisa update mungkin disebabkan karena komponennya mengalami kerusakan/corrupt. Maka dari itu, kalian bisa melakukan perbaikan komponen Windows update agar bisa kembali berfungsi normal. Caranya yaitu melakukan repair atau perbaikan pada instalasi Windows 10.

Repair Windows 10 berarti memperbaiki file-file instalasi yang mungkin telah rusak/corrupt. Termasuk di dalamnya yaitu komponen Windows Update. Dengan melakukan repair, komponen Windows update yang rusak atau hilang akan diperbaiki dan diganti dengan file-file yang original.

Di sini, proses repair Windows 10 tidak perlu seperti instal ulang/format ulang. Windows 10 sendiri telah menyediakan tools untuk memperbaiki instalasinya. Misalnya yaitu aplikasi DISM (Deployment Image Servicing and Management) dan SFC (System File Checker).

Bagaimana cara melakukan repair Windows 10 ? Silahkan baca selengkapnya pada artikel dengan judul Begini Cara Repair Windows 10 Tanpa Install Ulang.

Demikian cara serta langkah-langkah mengatasi Windows update yang error pada Windows 10. Akhir kata, selamat mencoba dan semoga bermanfaat...

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar