Skip to main content

Cara Mengatasi RAM Usable Pada Laptop Windows 10

Seperti yang kita tahu, RAM atau Random Access Memory merupakan komponen komputer yang berfungsi untuk mewadahi data dan aplikasi yang diproses oleh processor. Karena harus menyimpan data, maka RAM berupa ruang khusus dengan kapasitas tertentu.

Seringkali terjadi kasus ruang penyimpanan RAM justru tidak terbaca secara maksimal. Hal ini ditandai dengan munculnya masalah RAM usable pada OS Windows. RAM usable adalah penggunaan ruang kapasitas RAM maksimal yang bisa diakses oleh sistem operasi atau software aplikasi.

Misalnya, RAM dengan kapasitas 8 GB namun yang dapat digunakan kurang dari itu (6 GB usable, cuma 6 GB saja). Cukup mubazir bukan ?

Cara mengatasi RAM usable pada laptop/PC desktop Windows 10 (dan Windows 11)

Kali ini, Tekno Jempol akan menjelaskan solusi penanganan masalah RAM usable khususnya pada laptop dengan sistem operasi Windows 10. Harapannya, penggunaan ruang kapasitas memori RAM bisa lebih maksimal agar kinerja komputer menjadi optimal.

Penyebab RAM usable kecil (tidak maksimal)

Credit : linustechtips.com

Kendala penggunaan ruang penyimpanan RAM yang tidak sesuai dengan kapasitas maksimal yang terpasang kadang dikenal dengan istilah PCI hole. Hal ini disebabkan oleh setidaknya dua hal, yaitu

Ruang kapasitas hardware reserved yang terlalu besar

Sebetulnya, RAM tidak hanya digunakan oleh software seperti sistem operasi atau program aplikasi saja. Tapi juga sekaligus hardware. Komponen hardware komputer saling berkomunikasi atau bertukar data sehingga memerlukan ruang memori (RAM). Di sini muncul istilah hardware reserved.

Hardware reserved adalah sejumlah ruang kapasitas RAM yang khusus digunakan untuk komponen hardware komputer. Hal ini bisa menyebabkan ruang penyimpanan RAM yang dapat diakses oleh sistem operasi atau program aplikasi menjadi berkurang sehingga terjadi isu RAM usable.

Semakin besar kapasitas hardware reserved, tentu membuat RAM usable menjadi semakin berkurang. Salah satu komponen komputer yang (paling terlihat) menggunakan hardware reserved adalah perangkat grafis terintegrasi, atau biasa dikenal sebagai VGA onboard. Kok bisa ?

VGA Onboard atau IGP (Integrated Graphic Processor) pada CPU tidak dibekali memori penyimpanan (VRAM, Video RAM) sendiri. Oleh karena itu, VGA Onboard/IGP akan memanfaatkan sebagian kapasitas memori utama (RAM) sebagai VRAM agar dapat beroperasi. Laptop/PC desktop yang menggunakan IGP, biasanya memiliki hardware reserved RAM yang cukup besar.

Cara mengecek RAM di laptop/PC desktop (Windows 10)

Berikut ini langkah-langkah mengetahui spesifikasi RAM di laptop/PC desktop Windows 10

  1. Buka aplikasi Task Manager dengan menekan tombol Ctrl + Shift + Esc
  2. Buka tab Performance
  3. Perhatikan di bagian Memory
  4. Di situ akan tertera informasi tentang RAM misalnya kapasitas, tipe memori, kecepatan, slot, hingga ruang hardware reserved.

Adanya 3 GB barrier

Untuk yang belum tahu, 3 GB barrier adalah limitasi atau keterbatasan pada sistem operasi Windows versi 32-bit untuk mengakses ruang kapasitas memori RAM secara penuh. Akibatnya, muncul RAM usable dengan kapasitas yang dapat digunakan hanya berkisar antara 2.75 GB hingga 3.5 GB saja.

Limitasi 3 GB barrier ini disebabkan oleh beberapa hal terutama yang berkaitan dengan pengalamatan ruang memori (RAM). Misalnya, arsitektur instruksi processor, chipset, BIOS, konfigurasi I/O atau bahkan, sistem operasi itu sendiri khususnya versi 32-bit.

Sebagai informasi, CPU Intel/AMD modern umumnya sudah mendukung PAE (Physical Address Extensions). PAE adalah ekstensi untuk meningkatkan jumlah bit instruksi menjadi 36-bit. Jika ekstensi ini diaktifkan, sistem operasi versi 32-bit harusnya mampu mengakses RAM hingga 64 GB (236).

Kasus RAM usable ini bisa terjadi pada semua sistem operasi Windows modern (Windows Vista dan yang lebih baru) baik versi 32-bit atau 64-bit. Berikut ini cara dan langkah-langkah menghilangkan RAM usable khususnya pada laptop/PC desktop dengan sistem operasi Windows 10 atau Windows 11.

Instal OS Windows 10 versi 64-bit/Windows 11

Jika komputer telah menggunakan RAM dengan kapasitas 4 GB atau lebih, kalian diwajibkan untuk memasang sistem operasi versi 64-bit seperti Windows 10 versi 64-bit atau Windows 11. Sebab, sistem operasi tersebut mampu mengalamati kapasitas memori lebih dari 4 GB.

Secara teori, arsitektur instruksi atau komputasi 64-bit punya kinerja yang jauh lebih optimal karena mampu menampung data jauh lebih banyak (264 = 16 Exabyte) daripada komputasi 32-bit (232 = 4 GB). OS Windows 10 versi 64-bit atau Windows 11 sendiri mampu mengakses RAM hingga 128 GB (edisi Home) atau hingga 2 TB (untuk edisi Pro).

Selain itu, sistem operasi versi 64-bit juga tidak lagi punya limitasi 3 GB barrier. Artinya, berapapun kapasitas RAM yang terpasang akan dapat digunakan secara maksimal. Saat ini, untuk dapat mencapai kapasitas RAM maksimal rasanya masih cukup sulit atau sangat mahal khususnya bagi kelas konsumer.

Baca juga : Perbandingan IGP dan VGA card/kartu grafis

Pakai kartu grafis/VGA card/GPU diskrit

Berbeda dengan IGP, kartu grafis atau umum dikenal sebagai VGA card merupakan produk GPU yang independen. Perangkat tersebut memiliki komponen teknis yang lebih lengkap sehingga bisa beroperasi secara mandiri. Kadang disebut juga dengan GPU diskrit atau dedicated GPU

Karena memiliki komponen sendiri dan beroperasi secara independen, VGA card tidak lagi terlalu membutuhkan memori utama (RAM). Jadi, kapasitas hardware reserved pada RAM tidak akan terlalu besar. Alhasil, kapasitas RAM yang dapat diakses oleh aplikasi bisa lebih maksimal.

Penggunaan perangkat kartu grafis mungkin lebih tepat untuk PC desktop karena memang menyediakan slot ekspansinya. Sedangkan pengguna laptop sebaiknya memilih unit produk yang sudah dibekali GPU diskrit.

Sebaliknya, jika masih menggunakan perangkat grafis terintegrasi (IGP), kapasitas hardware reserved tidak akan berubah.

Mengurangi kapasitas VRAM untuk IGP

Cara ini sangat cocok untuk komputer desktop atau laptop yang masih menggunakan IGP. Seperti penjelasan sebelumnya, IGP menggunakan sebagian kapasitas RAM utama sebagai VRAM. Dengan mengurangi kapasitas VRAM, tentu akan mengurangi kapasitas hardware reserved sekaligus mengatasi masalah RAM usable.

Berikut ini langkah-langkah mengubah kapasitas VRAM IGP

  1. Masuk ke menu pengaturan UEFI BIOS
  2. Cari menu VGA Share Memory Size, DVMT Pre-Allocated, VRAM Pre-Allocated, Share Memory, Frame Buffer Size, GFX Memory, atau sejenisnya (tiap motherboard/laptop biasanya punya penamaan atau letak yang berbeda)
  3. Berikan nilai alokasi RAM. Jika kalian menggunakan IGP sebagai perangkat grafis utama, sebaiknya perhatikan kapasitas memori RAM yang terpasang. Alokasi memori IGP yang akan digunakan idealnya maksimal 25% dari kapasitas memori RAM. Contoh, jika memori RAM berkapasitas 4 GB, maka jumlah VRAM untuk IGP maksimal sebesar 1 GB
  4. Simpan dan restart

Perlu diketahui, berkurangnya kapasitas VRAM bisa mengakibatkan penurunan performa grafis pada IGP. Baca juga : Cara mudah menambah RAM pada laptop

Jika memutuskan untuk memakai IGP, kalian wajib menggunakan RAM dengan kapasitas besar agar dapat mengakomodasi kebutuhan sistem dan alokasi VRAM. Kalian juga disarankan untuk menggunakan RAM dengan kecepatan tinggi guna meningkatkan kinerja IGP.

Mengatur konfigurasi boot

  1. Buka aplikasi Run dengan menekan tombol Win + R
  2. Ketik perintah
    msconfig
    untuk membuka aplikasi System Configuration
  3. Klik tombol OK atau tekan tombol Enter
  4. Buka tab Boot
  5. Klik tombol Advanced options
  6. Beri tanda centang pada Maximum memory lalu isi dengan nilai total kapasitas RAM
  7. Klik tombol OK. Nantinya, OS Windows 10 bisa mengakses kapasitas RAM yang terpasang secara maksimal
  8. Setelah itu pilih Restart untuk melihat perubahannya

Itulah beberapa cara dan langkah-langkah mengatasi masalah RAM usable pada komputer dengan OS Windows 10. Cara atau langkah-langkah di atas biasa diterapkan pada sistem operasi Windows seri sebelumnya. Akhir kata, selamat mencoba dan semoga bermanfaat..

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar