Skip to main content

Inilah Spesifikasi Laptop/PC Desain Grafis & Editing Multimedia 2022

Guna mendukung pekerjaan desain grafis dan editing multimedia, kalian dapat menggunakan berbagai macam aplikasi seperti Adobe Premiere, AutoCAD, Adobe Photoshop, GIMP, Inkscape, CorelDRAW, 3Ds Max, Adobe Flash, dan lainnya. Seiring perkembangan aplikasi tersebut, segudang fitur dan fungsi juga ditambahkan untuk mempermudah pengguna dalam mengkreasikan konten yang menarik serta berkualitas.

Jika berminat dengan pekerjaan desain grafis dan editing multimedia, kalian harus menyediakan perangkat komputer untuk mengerjakannya. Tentunya, laptop/PC desktop tersebut wajib punya kinerja yang memadai. Tujuannya, agar proses produksi konten lebih mudah dan hasilnya lebih memuaskan.

Apalagi saat ini, konten digital seperti foto dan video sudah banyak dibutuhkan dalam berbagai hal. Sebab, produk multimedia semacam ini memang terasa lebih menarik dan diminati banyak kalangan. Oleh karena itu, pekerjaan desain visual grafis dan editing multimedia menjadi sebuah profesi dengan prospek yang sangat bagus.

Spesifikasi Laptop/PC Desain Grafis & Editing Multimedia 2022

Spesifikasi laptop/PC desktop minimal yang direkomendasikan

Dalam artikel ini, Tekno Jempol kembali memberikan rekomendasi spesifikasi laptop/PC desain grafis dan editing foto/video terbaik untuk tahun 2022. Namun, spesifikasi kali ini bukan cuma tentang komponen inti saja tapi juga spesifikasi fullset.

Artinya, komputer untuk desain grafis dan editing foto/video ini memiliki spesifikasi lengkap. Mulai dari komponen inti, perangkat pendukung, hingga tools pelengkap. Jadi, komputer yang akan digunakan sudah berupa sistem lengkap siap pakai.

Spesifikasi minimal merupakan syarat kebutuhan sistem yang wajib dipenuhi untuk menjalankan sebuah aplikasi, dalam hal ini aplikasi desain/editing. Jika komputer tidak memiliki spesifikasi sesuai yang disyaratkan, maka pekerjaan mungkin tidak akan berjalan dengan baik. Bahkan, aplikasi tersebut justru tidak dapat dijalankan.

Laptop/PC desktop dengan spesifikasi minimum harusnya masih dapat digunakan untuk bekerja. Namun, mungkin tidak terlalu nyaman jika digunakan untuk membuat konten dengan kualitas atau resolusi tinggi. Sebaiknya, komputer untuk pekerjaan desain/editing memiliki spesifikasi yang mumpuni.

Rekomendasi spesifikasi laptop/PC desain grafis dan editing foto/video fullset di tahun 2022

  • CPU Quad-core atau lebih
  • IGP atau GPU diskrit kelas Low/Mid-end
  • RAM minimal 16 GB
  • Penyimpanan SSD berkapasitas besar
  • Sistem operasi Windows/Linux 64-bit generasi terbaru
Komponen Pendukung (PC desktop)Komponen Pelengkap
  • Motherboard
  • PSU
  • Case
  • Monitor resolusi FHD/4K
  • Keyboard
  • Mouse
  • Perangkat jaringan
  • Perangkat audio
  • Backup hard disk eksternal
  • UPS/Stavolt
  • DVD-ROM
  • Perangkat desain atau editing
    • Drawing pad
    • Scanner
    • Kamera resolusi tinggi
    • dll

Sebetulnya, setiap program aplikasi desain dan editing memiliki syarat kebutuhan sistem minimal. Silahkan cari informasi mengenai hal tersebut lewat situs resmi pengembang aplikasinya masing-masing. Dari informasi tersebut bisa kalian jadikan acuan untuk membangun PC rakitan atau memilih produk laptop.

Laptop untuk desain grafis dan editing multimedia?

Jika dirasa sulit membangun sebuah komputer desain grafis dan editing foto/video sendiri, kalian dapat mempertimbangkan untuk membeli produk laptop atau PC built-up. Cara seperti ini bisa menjadi solusi yang lebih mudah khususnya untuk kalian yang tidak terlalu mengerti seluk beluk hardware komputer.

Semua produk laptop sebenarnya dapat digunakan untuk pekerjaan desain dan editing. Hanya saja, kemampuan setiap laptop tentu berbeda-beda. Yang terpenting yaitu spesifikasi laptop tersebut harus memenuhi syarat minimal kebutuhan sistem aplikasi desain atau editing yang digunakan.

Produk laptop untuk konsumen kelas premium/high-end umumnya dibekali dengan spesifikasi hardware yang cukup tinggi. Berikut ini contoh produk laptop yang bisa dipakai untuk kebutuhan desain/editing

Produk LaptopSpesifikasiHarga
Asus Vivobook M1403 0A
  • Processor AMD Ryzen 5 5600H
  • RAM 16 GB 
  • GPU AMD Radeon Vega 10
  • SSD NVME 512 GB
  • Layar 14" IPS Full HD
  • OS Windows 11 Home
Rp 9.725.000
Lenovo Gaming 3
  • Processor AMD Ryzen 5 6600H
  • RAM 16 GB 
  • GPU Nvidia Geforce RTX 3050
  • SSD NVME 512 GB
  • Layar 15.6" IPS Full HD
  • OS Windows 11 Home
Rp 14.450.000
HP 14S FQ-1036
  • Processor AMD Ryzen 7 5700U
  • RAM 16 GB 
  • GPU AMD Radeon Vega 10
  • SSD NVME 512 GB
  • Layar 14" IPS Full HD
  • OS Windows 10 Home
Rp 10.400.000
Acer Aspire 5 A514-55
  • Processor Intel Core i5 1235U
  • RAM 16 GB 
  • GPU Intel Iris XE Graphics
  • SSD NVME 512 GB
  • Layar 14" IPS Full HD
  • OS Windows 11 Home
Rp 10.525.000
MSI Modern 14
  • Processor Intel Core i5 1135G7
  • RAM 16 GB 
  • GPU Intel Iris XE Graphics
  • SSD NVME 512 GB
  • Layar 14" IPS Full HD
  • OS Windows 11 Home
Rp 9.725.000

Jika kalian berencana membangun sendiri PC desktop rakitan untuk keperluan desain/editing, ada hal-hal yang harus dipertimbangkan. Selengkapnya, kalian dapat membaca artikel yang berjudul Cara Membuat Rancangan Spesifikasi PC Rakitan.

Rencana spesifikasi PC desktop untuk desain dan editing di tahun 2022

  • Seri processor Intel Core i5 atau AMD Ryzen 5 generasi terbaru
  • GPU minimal Nvidia Geforce seri 10 atau AMD Radeon seri RX 500
  • RAM DDR4 berkapasitas 16 GB
  • Penyimpanan SSD berkapasitas minimal 250 GB
  • Sistem operasi Windows/Linux 64-bit generasi terbaru

Contoh racikan simulasi spesifikasi komputer desain dan editing fullset platform AMD (budget kurang dari 10 juta)

Komponen Produk Harga
CPU/APU AMD Ryzen 5 5500 Rp. 2.300.000
Motherboard ASRock B550M Pro4 Rp. 1.750.000
RAM G-Skill Flare X 2x8GB DDR4 3200Mhz Rp. 910.000
Penyimpanan WD Black SN770 1TB NVMe PCIe Gen4 Rp. 2.300.000
Graphic card MSI Radeon RX 6600 MECH 2X 8GB GDDR6 Rp. 4.000.000
Power Supply NZXT C650 650W 80+ Bronze Rp. 900.000
Case Darkflash DLM21 ATX Rp. 575.000
Monitor LG 20MK400H 20" Rp. 1.600.000
Keyboard & Mouse Logitech MK120 Rp. 150.000
Headset dBE GM150 Rp. 127.000
Wireless Adaptor TP-Link TL-WN821N Rp. 120.000
Tambahan AIGO RING FAN WHITE 12CM x6 Rp. 330.000
Total budget Rp. 15.062.000

Contoh rancangan simulasi spesifikasi PC desktop desain dan editing fullset platform Intel (anggaran 12 juta)

Komponen Produk Harga
CPU Intel Core i5 12400F Rp. 2.900.000
Motherboard ASRock B660M-HDV DDR4 Rp. 1.560.000
RAM T-Force RGB 2x8GB DDR4-3200 BlackRp. 1.015.000
Penyimpanan TEAMGROUP SSD 2.5" VULCAN Z Series 480GB Sata3 Rp. 750.000
Kartu grafis ASUS RTX 2060 DUAL EVO OC 6GB GDDR6 Rp. 4.360.000
Power Supply FSP HV PRO 650W 80+ Rp. 699.000
Case Abkoncore Cronos C450M Rp. 490.000
Monitor LG 20MK400H 20" Rp. 1.600.000
Keyboard & Mouse Logitech MK120 Rp. 150.000
Headset dbE GM150 Rp. 127.000
Wireless Adaptor TP-Link WN821N USB Adapter Rp. 120.000
Tambahan Case fan : AIGO RING FAN WHITE 12CM x3 Rp. 165.000
CPU Fan : JONSBO CR-1400 HSF RGB Rp. 240.000
Total budget Rp. 14.176.000

Berikut ini penjelasan dari spesifikasi PC untuk desain grafis dan editing multimedia di atas

CPU/Processor quad-core

Agar mendapatkan performa yang lebih optimal, processor yang digunakan setidaknya Quad core (empat inti). Makin banyak core, tentu lebih bagus karena akan sangat membantu proses rendering atau multitasking. Apalagi saat ini banyak program aplikasi desain grafis dan editing foto/video yang mensyaratkan penggunaan processor multicore.

Selain itu, produk CPU kali ini sebaiknya telah dirilis 1-3 tahun kebelakang. Sebab, performa dan dukungan untuk CPU yang lebih baru tentu lebih bagus dan lebih mudah didapatkan. Kalau bisa, coba pilih produk processor dengan generasi paling baru.

Bagaimana jika desain-editing dengan processor dual-core ? Atau pakai CPU yang lebih lawas ? Sebetulnya bisa saja sih! Hanya mungkin kalian tidak akan mendapatkan kinerja yang cukup lancar. Belum lagi kalau processor generasi lama juga mungkin agak sulit ditemui di pasaran.

IGP atau GPU diskrit (kartu grafis/VGA card)

Untuk keperluan desain grafis/editing multimedia, sangat disarankan menggunakan GPU yang memiliki fitur akselerasi khusus. Misalnya video encoder/decoder, transcoder, image processor, dan lainnya. Fitur semacam ini akan sangat membantu dalam keperluan tersebut dan hanya tersedia pada GPU modern/terbaru.

Kalian bisa menggunakan GPU kelas konsumer/mainstream atau professional. GPU/kartu grafis kelas konsumer tentu lebih mudah ditemui di pasaran. Secara performa untuk kebutuhan desain/editing, GPU/kartu grafis kelas konsumer sebetulnya cukup bagus. Anggaran untuk mendapatkan kartu grafis kelas konsumer juga masih terjangkau untuk banyak kalangan.

Jika memang punya budget lebih, kalian dapat memilih GPU/kartu grafis kelas professional. Jenis GPU atau kartu grafis ini memang dirancang khusus untuk pekerjaan dibidang visual grafis tingkat tinggi. Performa yang ditawarkan juga lebih efisien ketimbang GPU/kartu grafis kelas konsumer.

Pekerjaan desain/editing dengan IGP (Integrated Graphic Processor) ? Masih oke! Hanya saja, performa IGP memang tidak setinggi GPU diskrit pada kartu grafis/VGA card. Penggunaan IGP sangat cocok untuk produksi konten yang ringan atau resolusi tidak terlalu tinggi.

RAM berkapasitas 16 GB

Saat ini, banyak program aplikasi desain/editing yang telah mendukung konten dengan resolusi tinggi. Modul RAM yang memiliki kapasitas besar menjadi suatu kewajiban. Kapasitas RAM yang luas akan sangat menunjang keperluan multitasking dan produksi konten dengan banyak resource.

Oleh sebab itu, kalian akan membutuhkan RAM dengan kapasitas minimal 16 GB untuk pekerjaan desain grafis atau editing multimedia. Selain itu, modul RAM harus dipasang dengan konfigurasi dual channel atau quad-channel (jika memungkinkan) agar mendapatkan kinerja yang lebih maksimal.

Kalau memang tersedia, gunakan modul RAM yang telah mendukung kecepatan tinggi atau memiliki fitur XMP (eXtreme Memory Profile).

Penyimpanan SSD

Penggunaan perangkat penyimpanan jenis SSD tentu tidak boleh dilewatkan. SSD yang memiliki kemampuan akses data yang lebih kencang bisa membuat performa laptop/PC desktop menjadi lebih maksimal. Harapannya, efisiensi dan produktifitas kerja bisa lebih meningkat.

Di sini, SSD yang digunakan sebaiknya memiliki kapasitas yang besar. Kenapa ? Karena proses pada pekerjaan desain grafis/editing foto-video biasanya berhubungan dengan data yang berukuran cukup besar dan banyak. Jadi, kalian mungkin harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal.

Kalian sebetulnya masih bisa menggunakan jenis penyimpanan tradisional seperti hard disk. Penyimpanan ini bisa didapat dengan harga yang lebih terjangkau dan kapasitas yang didapat jauh lebih gede. Namun, penggunaan jenis penyimpanan ini tidak disarankan sebab memiliki kinerja yang kurang optimal.  

Sistem operasi 64-bit

Jika menggunakan platform komputer dengan processor Intel/AMD, hanya ada dua pilihan sistem operasi yang bisa dipakai yaitu Microsoft Windows dan Linux. Namun pada spesifikasi ini, sistem operasi yang disarankan untuk diinstall yaitu Windows 10 64-bit versi terbaru atau Windows 11.

Pada produk laptop/PC built-up terbaru di pasaran, biasanya sudah terpasang sistem operasi Windows 10 atau Windows 11 langsung dari pabrikan. Jadi, kalian sudah tidak perlu membeli dan menginstall sistem operasi tersebut secara mandiri.

Berbeda jika menggunakan komputer rakitan (desktop). Kalian wajib membeli paket lisensi ritel Windows 10 atau Windows 11. Harga resmi yang dibanderol sekitar Rp. 2,9 juta untuk edisi Home dan Rp. 4,3 juta untuk edisi Pro. Lisensi ritel ini hanya boleh dipasang pada satu PC namun bisa dipindah.

Memang, harga lisensi ritel Windows 10 terasa cukup mahal. Solusinya, kalian bisa mempertimbangkan untuk menggunakan sistem operasi berbasis Linux. Sistem operasi ini tersedia dalam pilihan distro yang sangat beragam. Bahkan, banyak diantaranya yang bisa kalian didapatkan secara gratis.

from PxHere

Komponen pendukung/pelengkap lainnya

  • Pastikan kalian memilih Motherboard yang cocok dengan komponen hardware komputer di atas berikut case untuk mewadahinya
  • Untuk produk PSU (Power Supply Unit), pastikan kalian juga telah menyesuaikannya dengan kebutuhan komponen hardware yang digunakan dan kemampuan daya listrik di tempat tersebut. Komponen hardware kelas low-end/min-end biasanya bisa ditangani dengan PSU berkapasitas 300-650 W. Jika menggunakan komponen hardware kelas high-end, sebaiknya kalian menggunakan unit PSU dengan kapasitas daya minimal 750 W
  • Perangkat Monitor yang sebaiknya digunakan memiliki resolusi minimal Full HD (1920 x 1080) agar mendapatkan tampilan yang lebih nyaman. Jika memungkinkan, pilih monitor yang mendukung resolusi 2K/4K. Selain itu, monitor tersebut harus memiliki dukungan warna yang luas sehingga dapat menghasilkan tampilan yang lebih akurat.
  • Perangkat audio standar seperti speaker atau headset wajib tersedia terutama saat proses editing multimedia. Untuk pekerjaan editing sound/audio/musik, mungkin kalian juga perlu menggunakan sound card agar proses produksi audio lebih optimal.
  • Jangan lupa juga untuk menyediakan perangkat keyboard dan mouse sebagai komponen input (masukan). Sebaiknya, kalian menggunakan jenis keyboard dan mouse yang lebih advanced seperti keyboard mekanik dan mouse macro. Tujuannya agar operasional komputer terasa lebih nyaman.
  • Terakhir, jangan lupa dengan perangkat untuk menyambungkan komputer dengan internet. Di sini, kalian bisa memanfaatkan koneksi internet nirkabel (Wifi pada Adaptor Wireless) atau yang menggunakan koneksi kabel (Ethernet/LAN).

Akhir kata, semoga artikel ini bermanfaat...

Baca juga artikel terkait

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar