Skip to main content

Yang Mesti Dilakukan Setelah Beli Laptop Baru

Halo Jempolers! Apa kabar ? Maaf baru bisa posting artikel blog. Maklum, admin Tekno Jempol sibuk di real life :)

Mumpung sudah masuk tahun ajaran baru, Tekno Jempol kali ini akan membahas perlengkapan sekolah/kuliah yang mesti dimiliki yaitu komputer atau laptop. Seperti yang kita ketahui, komputer/laptop saat ini sudah menjadi perlengkapan yang harus dimiliki khususnya untuk pelajar.

Sebab dunia pendidikan saat ini sudah banyak memanfaatkan teknologi IT. Apalagi, buat kalian pelajar SMP/SMA tentu harus melek komputer karena ujian akhirnya sudah menggunakan komputer (baca: UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer))

Bagi yang belum punya atau berencana membeli komputer laptop, kalian bisa membaca artikel blog Tekno Jempol dengan judul Tips Membeli Laptop Baru.

Ini yang harus dilakukan setelah membeli laptop baru

Lalu, jika sudah memboyong laptop baru apa yang mesti dilakukan ? Apa yang perlu diinstal ? Nah, dalam artikel ini Tekno Jempol akan menjelaskan cara cek laptop baru khususnya hal-hal yang harus dilakukan setelah membeli laptop baru dari toko.

Pertama, cek kelengkapan laptop baru

Paket lengkap laptop HP Omen. Credit : reddit

Umumnya, (seharusnya sih!) setelah transaksi dan sebelum meninggalkan toko, kalian harus mengecek kelengkapan paket laptop yang dibeli. Ini penting dan tidak boleh terlewatkan tentunya. Kalian tentu tidak ingin kan kehilangan atau melewatkan salah satu komponen penting laptop. Sudah bayar mahal tapi paketnya gak lengkap.

Kelengkapan paket penjualan laptop baru diantaranya

  • Laptop + charger (Jelas!). Pastikan laptop sesuai dengan tipe atau seri yang kalian beli. Beda tipe atau seri, sudah barang tentu beda spesifikasi dan kelengkapan.
  • Kardus kemasan. Mungkin terdengar sepele, tapi hal ini yang menunjukkan jika laptop tersebut merupakan barang resmi sekaligus pengaman saat dibawa pulang.
  • Buku manual dan kartu garansi. Hal yang sangat penting namun kadang terlupakan oleh banyak orang. Jika sewaktu-waktu ada masalah pada laptop tersebut, kartu garansi ini wajib dibawa saat berkunjung ke pusat service resmi. Buku manual juga sangat penting terutama bagi pengguna laptop yang masih awam
  • Tas laptop. Sebetulnya tas laptop itu bonus dari penjual. Tapi mengingat laptop perlu pengaman saat dijinjing kemana-mana, jadi perlengkapan ini wajib ada.
  • Biasanya toko/penjual memberikan promo berupa bonus aksesoris laptop seperti screen/LCD protector, kover keyboard, mouse USB atau kipas pendingin laptop. Nah, untuk perlengkapan ini tak wajib ada karena hanya diberikan oleh toko/produk laptop tertentu. Namun, jika toko tersebut memberikan promo/bonus khusus maka recomended untuk dikunjungi.

Kedua, cek keadaan fisik laptop

Coba periksa keadaan fisik laptop dan pastikan tidak ada yang cacat. Cek setiap detil body laptop. Jangan sampai ada bekas goresan, baut yang kurang, atau label garansi yang sobek. Jika menemukan kondisi cacat tersebut DAN masih berada dalam toko, kalian bisa meminta tukar dengan produk laptop lain yang kondisinya lebih bagus.

Berikutnya, tes nyala laptop

Setelah kondisi laptop terasa seperti baru, lakukan tes nyala laptop. Nyalakan laptop dan pastikan bisa hidup secara normal.

  • Jika bisa masuk tampilan UEFI/BIOS atau langsung boot ke sistem operasi berarti komponen hardware laptop berjalan normal
  • Jangan lupa untuk memasang charger untuk memastikan baterai berfungsi dengan baik. Dulu, ada "tradisi" jika laptop baru harus dicharger sekian jam lamanya. Padahal hal ini tidak benar. Laptop baru cukup dicharge hingga baterai penuh saja.
  • Perhatikan pula nyala lampu notifikasi laptop (power, charger, atau storage)
Baca juga : Begini Cara Mengatasi Layar Blank Saat PC Dinyalakan

Install Sistem operasi

Umumnya, laptop baru sudah terinstal sistem operasi seperti Microsoft Windows. Namun, beberapa produk laptop juga berisi sistem operasi lain seperti Mac OS, Linux atau bahkan hanya DOS (Disk Operating System). Bahkan ada pula yang kosong tanpa sistem operasi apapun. Jadi, kalian harus menginstal sistem operasi sendiri.

Jangan lupa juga untuk menginstal driver hardware laptop. Driver ini biasanya disertakan dalam bentuk kepingan CD/DVD. Beberapa laptop juga kadang sudah menyertakan paket driver dalam hard disk jadi kalian tinggal pakai saja.

Driver sangat penting karena dapat menyediakan akses dan fungsi-fungsi khusus pada komponen hardware. Dengan begitu, semua komponen dapat digunakan secara maksimal.

Baca juga : Cara mendapatkan ISO Windows 10 Asli dan Gratis dari Microsoft

Lakukan pemeriksaan fungsi laptop

Setelah sistem operasi terpasang, semua fungsi laptop tentu sudah bisa digunakan. Oleh karena itu, kalian bisa memeriksa fungsi atau fitur laptop secara detil

  • periksa fungsi tombol-tombol keyboard. Kalian cukup menggunakan aplikasi Notepad atau editor teks yang tersedia untuk melakukannya.
  • Periksa fungsi kecerahan layar. Biasanya cukup menekan kombinasi tombol keyboard
  • Periksa fungsi touchpad (tap klik, tombol klik kanan/kiri, scroll)
  • periksa fungsi audio dan speaker. Yang perlu dilakukana adalah membesarkan/mengecilkan suara dan memeriksa speaker kanan dan kiri.
  • Periksa fungsi CD/DVD (jika ada)
  • periksa juga port-port koneksi seperti USB, LAN, Card reader (jika ada), External display (HDMI/D-sub)

Jika semua cara di atas sudah dilakukan dan tidak ada kendala, maka laptop siap untuk digunakan. Kalian bisa melanjutkan untuk menginstal program aplikasi yang diperlukan untuk bekerja dengan laptop seperti aplikasi Office, Multimedia (editing/desain), hiburan (games, musik dan video player), dan lain sebagainya.

Baca juga :
Alasan Mengapa UMKM Perlu Memanfaatkan Microsoft Office
Cara mudah download aplikasi untuk laptop/PC desktop secara gratis

Terakhir, jangan lupa update

Tujuan utama update pada laptop yakni untuk membetulkan error dan menambah kestabilan pada sistem laptop. Pastikan laptop kamu selalu update secara rutin baik sistem operasinya maupun program software yang digunakan. Dalam urusan ini, kamu memerlukan koneksi internet untuk mendownload update terbaru.

Yang tak kalah urgen yaitu memperbarui driver hardware dan UEFI/BIOS. Kedua software tersebut dibutuhkan untuk mengakses dan mengoptimalkan komponen hardware.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan setelah membeli laptop baru. Kalaupun membeli laptop bekas/second, kalian juga bisa menerapkan cara di atas agar mendapatkan laptop dengan kualitas terjamin. Selamat mencoba dan semoga panduan ini bermanfaat...

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar