Skip to main content

Urutan Chipset AMD: Apa yang Perlu Diperhatikan?

Urutan Chipset AMD: Apa yang Perlu Diperhatikan?

Chipset menghubungkan berbagai bagian dari komputer dan menentukan fitur serta kemampuan yang tersedia dalam sistem. AMD sebagai salah satu produsen chipset terkemuka, memiliki urutan chipset untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga kebutuhan gaming dan profesional.

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai urutan chipset AMD. Dengan memahami perbedaan dan fitur masing-masing chipset, kalian akan dapat membuat keputusan yang lebih baik saat membangun atau meng-upgrade PC. Tujuan dari artikel ini adalah untuk membantu kalian memahami pilihan yang tersedia dan menemukan chipset yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Daftar isi

Tentang chipset AMD

Fusion Controller Hub (FCH) adalah sebuah inovasi penting dalam evolusi chipset AMD terutama terkait dengan produk APU (Accelerated Processing Unit). Pada periode antara tahun 2011 hingga 2016, AMD memasarkan chipset mereka sebagai FCH.

Pada awalnya, FCH diterapkan secara eksklusif pada produk prosesor AMD APU seri A. APU atau Accelerated Processing Unit merupakan gabungan CPU dan GPU dalam satu chip. Selain itu, produk APU juga terintegrasi dengan fungsi northbridge seperti memory controller dan jalur PCI Express. Sedangkan produk CPU AMD lainnya masih menggunakan chip northbridge dan southbridge.

Perbandingan dengan Platform Controller Hub Intel

Fusion Controller Hub memiliki fungsi yang mirip dengan Platform Controller Hub (PCH) dari Intel. Keduanya bertanggung jawab untuk menghubungkan prosesor dengan komponen hardware lain seperti komponen periferal dan perangkat I/O. Sederhananya, FCH juga menjadi chipset tunggal pada motherboard.

FCH menawarkan beberapa keuntungan spesifik bagi pengguna AMD. Seperti integrasi yang lebih erat dengan APU dan peningkatan efisiensi energi. Berikut adalah beberapa keunggulan FCH:

  • Dengan menghilangkan northbridge, FCH ikut berperan mengurangi latensi komunikasi antar komponen.
  • FCH akan meningkatkan efisiensi energi pada sistem APU.
  • Produsen motherboard dapat merancang sistem yang lebih fleksibel dan efisien dengan FCH.

Sejak tahun 2017, AMD mulai mengimplementasikan FCH atau istilahnya chipset di seluruh produk mereka. Ini termasuk produk CPU yang menggunakan arsitektur Zen dan yang lebih baru.

Spesifikasi FCH

Spesifikasi Fusion Controller Hubs (FCH) bervariasi tergantung pada generasi dan model spesifiknya. Namun, secara umum, FCH memiliki beberapa spesifikasi dan fitur utama yang mencakup:

  • Mendukung berbagai standar SATA dan USB khususnya generasi yang modern
  • Terintegrasi dengan kontroler jaringan (Ethernet) dan codec audio.
  • Mendukung beberapa jalur PCI Express untuk perangkat ekspansi
  • Mendukung konektivitas dengan perangkat PCI lama.
  • Beberapa FCH mungkin memiliki fitur tambahan seperti dukungan untuk RAID (Redundant Array of Independent Disks) dan teknologi tertentu dari AMD seperti AMD CrossFire.

Chipset FCH terhubung dengan prosesor AMD APU menggunakan jalur yang bernama UMI, singkatan dari Unified Media Interface. UMI merupakan jalur interkoneksi yang berbasis PCI Express dan memiliki fungsi yang sama seperti Intel DMI (Direct Media Interface).

Berikut ini beberapa contoh model chipset FCH

  • Mobile (untuk platform notebook): A55T (Hudson-M2T), A50M (Hudson-M1), A60M (Hudson-M2), A68M (Hudson-M3L), A70M (Hudson-M3), dan A76M (Bolton-M3)
  • Desktop: Chipset FCH untuk platform desktop dapat kalian temukan pada motherboard dengan soket FM2 atau FM2+. Misalnya A45 (Hudson-D1), A55 (Hudson-D2), A58 (Bolton-D2), A68H (Bolton-D2H), A75 (Hudson-D3), A78 (Bolton-D3), A85X (Hudson-D4), dan A88X (Bolton-D4)
  • Embedded (untuk platform embedded): A55E (Hudson-E1) dan A77E (Bolton-E4)

Urutan chipset AMD untuk soket AM4

Chipset AMD seri 300

Mulai seri ini, AMD tidak lagi menggunakan istilah FCH namun cukup dengan "chipset" saja. Berikut ini daftar urutan chipset AMD seri 300:

  • A320 adalah entry-level chipset yang cocok untuk penggunaan sehari-hari. Meskipun tidak mendukung fungsi overclocking, chipset ini menawarkan stabilitas yang handal dan kompatibilitas yang luas dengan berbagai komponen hardware.
  • Chipset B350 merupakan pilihan menengah yang menarik perhatian banyak pengguna. Dengan kemampuan overclocking yang baik dan dukungan untuk memori RAM yang lebih cepat, B350 memberikan keseimbangan yang baik antara kinerja dan harga.
  • Untuk pengguna yang membutuhkan fitur dan kontrol lebih lanjut, X370 adalah pilihan yang tepat. Chipset ini menawarkan kemampuan overclocking yang canggih, dukungan multi-GPU, dan jalur PCIe yang lebih banyak untuk ekspansi hardware.

Sebagai informasi, chipset AMD seri 300 menggunakan litografi 55nm. Prosesor AMD yang bisa menggunakan motherboard dengan chipset seri 300 yaitu Ryzen seri 1000 (arsitektur Zen) dan Ryzen seri 2000 (arsitektur Zen+).

Beberapa produk motherboard dengan chipset seri 300 menyediakan cara update BIOS terbaru agar bisa mendukung prosesor AMD Ryzen yang lebih baru.

Perbandingan Fitur dan Kinerja chipset AMD seri 300

FiturA320B350X370
OverclockingTidak mendukungMendukungMendukung
Dukungan Multi-GPUTidak mendukungTergantung pada motherboard, biasanya AMD CrossfireMendukung AMD Crossfire dan Nvidia SLI
Jalur PCI Express4 lane6 lane8 lane
Kecepatan Memori RAMTerbatasLebih tinggiLebih tinggi
HargaTerjangkauSedangSedang hingga mahal

Chipset AMD Seri 400

Seri 400 terdiri dari B450, dan X470, masing-masing dengan karakteristik yang unik dan kelebihan sendiri. Berikut adalah poin-poin yang perlu kalian perhatikan:

  • B450 merupakan salah satu chipset yang paling populer dalam seri 400. Memiliki kemampuan overclocking yang baik, dukungan untuk memori RAM yang lebih cepat, dan harga yang masih terjangkau. Jadi, B450 menjadi pilihan favorit bagi banyak pengguna yang menginginkan kinerja yang lebih tinggi tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
  • Sementara X470 menawarkan fitur-fitur canggih seperti dukungan multi-GPU dan jalur PCIe yang lebih banyak. Chipset ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan kinerja puncak untuk aplikasi profesional atau gaming yang intensif.

Perbandingan Fitur dan Kinerja chipset AMD seri 400

FiturA320B450X470
OverclockingTidak mendukungMendukungMendukung
Dukungan Multi-GPUTidak mendukungTergantung pada motherboard, biasanya AMD CrossfireMendukung AMD Crossfire dan Nvidia SLI
Jalur PCIe4 lane6 lane8 lane
Kecepatan Memori RAMTerbatasLebih tinggiLebih tinggi
HargaTerjangkauSedangSedang hingga mahal

Chipset AMD seri 400 mendukung fitur khusus yaitu AMD StoreMI dan PBO.

  • AMD StoreMI adalah sebuah teknologi yang berfungsi untuk menggabungkan kecepatan penyimpanan SSD dengan kapasitas penyimpanan HDD tradisional. Caranya dengan menggabungkan kedua jenis penyimpanan tersebut secara virtual. Dengan begitu sistem dapat mengakses data dengan cepat dari SSD sambil tetap memiliki kapasitas penyimpanan yang besar dari HDD.
  • PBO atau Precision Boost Overdrive adalah fitur pada prosesor AMD Ryzen yang memungkinkan peningkatan kinerja secara otomatis. PBO bekerja dengan menyesuaikan frekuensi clock dan tegangan prosesor untuk mencapai performa maksimum berdasarkan kondisi suhu dan daya yang tersedia.

Prosesor AMD yang bisa menggunakan motherboard dengan chipset seri 400 yaitu Ryzen seri 1000 (arsitektur Zen), Ryzen seri 2000 (arsitektur Zen+), dan Ryzen seri 3000 (arsitektur Zen 2). Beberapa produk motherboard dengan chipset seri 400 mungkin menyediakan update BIOS terbaru agar bisa mendukung prosesor AMD Ryzen yang lebih baru.

Menurut data dari TechPowerUp, chipset seri 400 AMD telah mendapatkan penerimaan yang positif dari komunitas pengguna PC. Khususnya chipset B450 yang mampu menjadi pilihan yang baik dalam segi kinerja dan nilai.

Chipset AMD Seri 500

Chipset AMD seri 500 terdiri dari A520, B550, dan X570, masing-masing memberikan peningkatan yang signifikan dalam hal teknologi dan kinerja. Berikut adalah poin-poin kunci yang perlu kalian ketahui:

  • Chipset A520 merupakan pilihan entry-level yang tetap menawarkan stabilitas dan kompatibilitas yang baik. Namun, chipset A520 tidak mendukung fungsi overclocking sehingga lebih cocok untuk penggunaan standar.
  • B550 adalah salah satu chipset yang paling menarik dalam seri 500. Dengan dukungan jalur PCIe yang lebih banyak, B550 memberikan kecepatan transfer data yang luar biasa dan kemampuan overclocking yang lebih baik. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk para penggemar gaming dan pengguna yang membutuhkan performa tinggi.
  • Sementara X570 adalah chipset kelas atas yang menghadirkan teknologi terkini seperti dukungan PCIe 4.0 untuk semua slot dan jalur, serta fitur-fitur overclocking yang canggih. Bagi kalian yang menginginkan performa maksimum dan kesempatan untuk mengembangkan sistem dengan perangkat masa depan, X570 adalah pilihan yang menarik.

Chipset X570 sebetulnya mirip dengan chip I/O pada prosesor Ryzen seri 3000 (Matisse) atau Ryzen seri 5000 (Vermeer) yang menggunakan proses manufaktur 14 nm.

Perbandingan Fitur dan Kinerja chipset AMD seri 500

FiturA520B550X570
OverclockingTidak mendukung termasuk fitur PBOMendukungMendukung
Dukungan PCIe 4.0Hanya PCIe 3.0Hanya PCIe 3.0Penuh
Jalur PCIe6 lane10 lane16 lane
HargaTerjangkauSedangSedang hingga mahal

Prosesor AMD yang bisa menggunakan motherboard dengan chipset seri 500 yaitu Ryzen seri 1000, Ryzen seri 2000, Ryzen seri 3000, dan Ryzen seri 5000 (arsitektur Zen 3).

Chipset seri 300, seri 400, dan chipset B550 memiliki nama kode Promontory yang merupakan hasil kolaborasi AMD dengan ASMedia. Sedangkan chipset X570 yang punya nama kode Bixby dirancang AMD dengan lisensi IP dari ASMedia dan perusahaan lain.

Menurut survei TechSpot, chipset B550 mendapatkan peringkat tinggi dalam hal kinerja dan nilai. Sementara X570 menjadi chipset terbaik untuk pengguna yang membutuhkan teknologi terbaru.

Urutan chipset AMD untuk soket AM5

Chipset AMD Seri 600

Chipset AMD seri 600 terdiri dari A620, B650, dan X670 yang menggunakan nama kode Promontory 21.

  • Chipset A620 adalah pilihan yang optimal untuk penggunaan sehari-hari dan aplikasi standar. Dengan fitur-fitur terkini dan dukungan untuk teknologi masa depan, A620 memberikan keseimbangan yang baik antara kinerja dan harga.
  • B650 menghadirkan kemampuan overclocking yang lebih baik dan dukungan untuk teknologi terkini seperti PCIe 5.0 dan DDR5. Chipset ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan kinerja tinggi dan fleksibilitas untuk meng-upgrade komponen hardware di masa mendatang.
  • X670 adalah chipset kelas atas dengan fitur-fitur canggih seperti dukungan penuh untuk PCIe 5.0 dan DDR5, jalur PCIe yang lebih banyak, dan kemampuan overclocking yang canggih. Bagi kalian yang menginginkan performa puncak dan siap untuk menginvestasikan lebih banyak, X670 adalah pilihan yang tak tertandingi.

Setiap chipset AMD seri 600 menyediakan empat port SATA III dan dua belas jalur PCIe 4.0. Empat jalur PCIe tersebut akan menjadi jalur komunikasi dengan CPU. Pada beberapa produk motherboard, terdapat dua chipset X670 yang saling berkomunikasi dengan 4 lane jalur PCIe.

Perbandingan Fitur dan Kinerja chipset AMD seri 600

FiturA620B650X670
OverclockingTidak mendukungMendukungMendukung
Dukungan PCIe 5.0Hanya dari CPUPenuh untuk chipset B650EPenuh untuk chipset X670E
Dukungan DDR5YaYaYa
Jalur PCIePCIe 3.0 x8PCIe 4.0 x8 atau PCIe 3.0 x4PCIe 4.0 x12 atau PCIe 3.0 x8
HargaTerjangkauSedangMahal

Khusus chipset B650 dan X670 tersedia dalam dua versi yaitu tanpa label E dan dengan label E. Seperti B650E dan X670E yang menjamin dukungan PCIe 5.0 baik pada slot grafis maupun slot NVMe pada motherboard. Chipset dengan label E juga memberikan akses ke semua 24 jalur PCIe 5.0 dari prosesor.

Sementara model chipset non-E hanya mendukung 8 jalur PCIe 5.0 pada slot NVMe, sementara sisanya pada slot grafis diturunkan menjadi PCIe 4.0.

Prosesor AMD yang bisa menggunakan motherboard dengan chipset seri 600 yaitu generasi AMD Ryzen seri 7000 dan Ryzen seri 8000 (arsitektur Zen 4). Sedangkan prosesor AMD Ryzen seri sebelumnya tidak dapat menggunakan chipset ini karena sudah beda soket.

Menurut survei Tom's Hardware, chipset X670 menjadi favorit di kalangan pengguna yang membutuhkan kinerja tinggi dan dukungan penuh untuk teknologi terbaru.

Urutan chipset AMD untuk platform HEDT

Chipset AMD untuk soket TR4

Chipset untuk soket TR4 didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan prosesor AMD Ryzen Threadripper, yang terkenal dengan performa tinggi dan kemampuan multitasking luar biasa. Satu-satunya chipset untuk soket TR4 yaitu X399 yang menawarkan berbagai fitur komprehensif untuk pengguna yang menginginkan performa maksimal dari sistem mereka.

Spesifikasi Utama chipset AMD X399

FiturDetail
CPU PCIe Link×4
Dukungan PCIePCIe 2.0 ×8
Dukungan Multi-GPUAMD CrossFire dan Nvidia SLI
SATA + SATA Express4 + 2
USB2 x USB 3.1 Gen2, 14 x USB 3.1 Gen1, 6 x USB 2.0
RAID0, 1, 10
OverclockingYa
TDP5 W
Litografi ChipsetTidak Diketahui

Prosesor AMD yang bisa menggunakan motherboard dengan chipset X399 yaitu Ryzen Threadripper seri 1000 dan Ryzen Threadripper seri 2000.

Chipset AMD untuk soket sTRX4

Dengan munculnya prosesor Ryzen Threadripper seri 3000, AMD memperkenalkan chipset TRX40 yang mendukung jajaran prosesor ini. Chipset TRX40 memiliki sejumlah spesifikasi teknis yang menarik seperti pada tabel berikut:

ModelCPU PCIe LinkDukungan PCIeMulti-GPU supportSATAUSB 3.1 Gen2 + 2.0RAIDOverclockingTDPLitografiCatatan
TRX40×8PCIe 4.0 ×8Ya (AMD CrossFire dan Nvidia SLI)4 (tambahan hingga 2 × 4)8 + 40, 1, 10Ya15 W14 nmidentik dengan X570

Meskipun soket TR4 dan sTRX4 memiliki jumlah pin yang sama, keduanya tidak kompatibel satu sama lain. Sebab, ada pin ID yang berbeda dan atau pin yang tidak terhubung.

Chipset TRX40 juga memiliki keterbatasan pada antarmuka audio. Tidak seperti chipset lain, TRX40 tidak mendukung antarmuka HD Audio secara langsung. Oleh karena itu, vendor motherboard harus menyertakan perangkat audio USB atau PCIe untuk mengintegrasikan codec audio.

Chipset AMD untuk soket sWRX8

Untuk prosesor AMD Ryzen Threadripper Pro seri 3000WX dan seri 5000WX. AMD menyiapkan chipset WRX80. Chipset ini memberikan dukungan luar biasa untuk performa tinggi untuk para profesional dalam beberapa bidang seperti rekayasa, produksi konten, dan komputasi ilmiah.

Chipset WRX80 menawarkan berbagai fitur untuk memaksimalkan kinerja dan kompatibilitas sistem. Berikut adalah spesifikasi utama dari chipset WRX80:

ModelCPU PCIe LinkDukungan PCIeDukungan Multi-GPUSATAUSBRAIDOverclockingTDPLitografiCatatan
WRX80×8PCIe 4.0 ×16Ya (AMD CrossFire dan Nvidia SLI)48 + 40, 1, 10Ya15 W14 nmIdentik dengan EPYC/Threadripper I/O die

Soket TR4, sTRX4, dan sWRX8 memiliki jumlah pin yang sama, ketiganya tidak kompatibel satu sama lain. Hal ini disebabkan oleh adanya pin ID dan pin yang tidak terhubung.

Chipset WRX80 tidak mendukung antarmuka HD Audio secara mandiri. Alhasil, vendor motherboard harus menyertakan perangkat audio tambahan pada motherboard WRX80 guna mengintegrasikan codec audio.

Untuk memahami posisi WRX80 dalam urutan chipset AMD, berikut adalah perbandingan dengan beberapa chipset lainnya:

  • X399: Mendukung prosesor Ryzen Threadripper generasi pertama dan kedua
  • TRX40: Dirancang untuk Ryzen Threadripper generasi ketiga
  • WRX80: Mendukung Ryzen Threadripper Pro (generasi ketiga seri WX dan keempat)

Chipset AMD untuk soket sTR5

TRX50

TRX50 adalah salah satu chipset AMD yang ditujukan untuk prosesor Ryzen Threadripper seri 7000X dan Threadripper Pro seri 7000WX.

Namun, ketika kalian memasangkan CPU Threadripper Pro seri 7000WX dengan motherboard TRX50, beberapa fitur tambahan seperti manajemen perusahaan dan keamanan tidak akan tersedia. Jalur PCIe dan saluran memori juga tetap terbatas sesuai dengan versi non-Pro dari Threadripper.

WRX90

Chipset AMD WRX90 merupakan chipset untuk platform workstation yang dirancang khusus untuk prosesor Threadripper Pro seri 7000WX. Sayangnya, chipset WRX90 ini tidak kompatibel dengan Ryzen Threadripper 7000X (non-Pro).

Kesimpulan

Setelah memahami urutan dan fitur dari chipset AMD, kalian kini memiliki pengetahuan yang lebih baik untuk memilih chipset yang sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan pengalaman Tekno Jempol, chipset AMD telah menunjukkan kinerja yang konsisten dan inovasi yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Pilihan chipset yang tepat tidak hanya akan meningkatkan performa PC tetapi juga memastikan kompatibilitas dengan teknologi terbaru.

Apakah kalian sudah menentukan chipset yang sesuai untuk kebutuhan? Jangan ragu untuk berbagi pengalaman atau mengajukan pertanyaan di kolom komentar. Dan jika kalian merasa artikel ini bermanfaat, bagikan kepada teman-teman yang juga sedang mencari informasi mengenai chipset AMD!

FAQ

Q: Apa perbedaan utama antara chipset seri 300, 400, 500, dan 600 AMD?

A: Chipset seri 300 dan 400 adalah generasi awal yang mendukung prosesor Ryzen pertama. Sedangkan seri 500 dan 600 mendukung teknologi terbaru seperti PCIe 4.0 dan 5.0 serta DDR5.

Q: Apakah semua chipset AMD mendukung overclocking?

A: Tidak, hanya chipset kelas menengah ke atas seperti B350, B450, B550, X370, X470, X570, dan X670 yang mendukung overclocking.

Q: Mengapa memilih chipset dengan dukungan PCIe 4.0 atau 5.0 penting?

A: Dukungan PCIe 4.0 atau 5.0 penting untuk memastikan kompatibilitas dengan komponen terbaru dan mendapatkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi.

Q: Chipset mana yang paling cocok untuk gaming?

A: Untuk gaming, chipset B550 dan X570 biasanya menjadi pilihan yang baik karena dukungan mereka terhadap PCIe 4.0 dan fitur overclocking yang lebih baik.

Q: Apakah saya perlu mengganti motherboard untuk meng-upgrade ke chipset seri 600?

A: Jika sudah menggunakan motherboard dengan soket AM4, upgrade ke chipset seri 600 mengharuskan kalian untuk mengganti motherboard baru. Sebab, motherboard dengan chipset seri 600 menggunakan soket prosesor baru yaitu AM5.

Baca juga artikel terkait :

Mau pasang iklan di sini?
Mau pasang iklan di sini?
Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Buka Komentar