Skip to main content

Cara Mematikan Antivirus di Laptop Windows 10

Antivirus adalah program aplikasi yang berfungsi untuk mencegah, mendeteksi, dan mengatasi malware seperti virus, trojan, atau ransomware. Sederhananya, antivirus akan melindungi komputer dari berbagai jenis ancaman keamanan. Kini, hampir semua laptop atau PC desktop modern sudah pasti terdapat aplikasi antivirus.

Saat ini, sudah banyak produk aplikasi antivirus yang beredar dan cukup banyak digunakan. Misalnya, BitDefender, Avast, Norton, Kaspersky, ESET, TrendMicro, Avira, dan McAfee. Masing-masing antivirus tersebut punya kelebihan, keunggulan, dan kekurangannya tersendiri.

Ya, antivirus juga memiliki kekurangan. Salah satunya yaitu dapat menyebabkan kinerja laptop/PC desktop menjadi lambat. Selain itu, proteksi antivirus yang sangat ketat kadang bisa mengakibatkan aplikasi tertentu justru tidak dapat dijalankan secara normal.

Cara mematikan antivirus apapun di laptop/PC desktop Windows 10

Daftar isi

Mungkin kalian bisa mempertimbangkan untuk mematikan atau menonaktifkan antivirus yang ada. Dengan begitu, masalah-masalah yang ditimbulkan oleh antivirus tersebut bisa teratasi. Namun, kalian juga harus memahami bahaya saat mematikan antivirus pada komputer seperti diantaranya

  • Tidak ada fungsi proteksi antivirus, terutama proteksi secara real-time. Artinya tidak akan ada perlindungan keamanan yang terus menerus
  • Resiko aplikasi jahat yang akan masuk ke dalam laptop/PC desktop menjadi lebih tinggi. Apalagi jika terkoneksi dengan jaringan atau layanan akses internet
  • Data dan informasi penting yang tersimpan akan terancam menjadi target serangan virus dkk. Hal ini akan semakin menambah kerugian yang ditimbulkan
  • Beberapa kasus infeksi virus komputer mampu merusak software dan hardware.

Berikut ini langkah-langkah dan cara menonaktifkan antivirus di laptop & PC desktop Windows 10

Baca juga : Cara mencegah virus ransomware

Cara mematikan Windows Security

Sistem operasi Windows 10 sudah dibekali dengan fitur keamanan yang dinamakan Windows Security. Di dalamnya, terdapat antivirus Windows Defender yang sebelumnya dikenal dengan nama Microsoft Security Essentials. Berikut ini langkah-langkah mematikan Windows Security

  1. Pertama, tekan tombol Win + X, lalu pilih menu Settings. Buka menu Update & Security. Pada sisi kiri, pilih opsi Windows Security dan kemudian klik menu Virus & Threat Protection
  2. Atau klik ikon Windows Security (ikon perisai) di pojok kanan bawah Taskbar lalu pilih Virus & Threat Protection
  3. Pada bagian Virus & Threat Protection settings, Klik Manage settings
  4. Pada bagian Real-time protection, atur dari posisi On menjadi Off

Perlu diketahui, cara mematikan antivirus ini bersifat temporer alias tidak berlangsung lama/permanen. Nantinya setelah restart, proteksi Windows Security akan otomatis kembali aktif seperti semula.

Cara menonaktifkan antivirus BitDefender

Karena BitDefender termasuk aplikasi pihak ketiga, maka untuk bisa mematikannya hanya bisa dilakukan jika kalian memang menggunakan antivirus tersebut. BitDefender sendiri merupakan antivirus yang cukup banyak dipakai oleh pengguna laptop dan PC desktop.

Credit : bitdefender.com

Berikut ini langkah-langkah mematikan antivirus BitDefender

  1. Buka aplikasi antivirus BitDefender yang telah terinstall pada komputer kalian
  2. Pada sisi kiri, pilih opsi Protection.
  3. Pada bagian Antivirus, klik Open
  4. Buka tab Advanced
  5. Set ke posisi Off untuk BitDefender Shield untuk mematikan fungsi proteksi
  6. Ada dua opsi untuk mematikan antivirus BitDefender. Until System Restart berarti mematikan sementara hingga sistem restart atau secara permanen jika memilih opsi Permanently
  7. Klik tombol OK
  8. Kembali ke opsi Protection, pada bagian Advanced Threat Defense, kemudian klik Open
  9. Pada bagian Settings, matikan Advanced Threat Defense
  10. Kembali ke opsi Protection, pada bagian Online Threat Prevention, lalu klik Settings
  11. Matikan juga fitur Web Protection, Search Advisor, Encrypted Web Scan, Fraud Protection, dan Phising Protection serta Network Protection
  12. Kemudian, buka opsi Settings lalu pilih disable/nonaktifkan Scan CD/DVD, Scan flash drive, dan Scan Mapped Network.

Jika ingin kembali mengaktifkan fungsi proteksi BitDefender, ulangi langkah-langkah di atas dan lakukan sebaliknya.

Cara mematikan antivirus Avast

Sama seperti halnya BitDefender, jika kalian menginstal atau menggunakan antivirus Avast, kalian juga bisa mematikannya. Antivirus Avast pun termasuk antivirus yang cukup banyak digunakan oleh pengguna komputer. Berikut ini langkah-langkah mematikan antivirus Avast

Credit : drivereasy.com

Cara menonaktifkan antivirus Avast sementara atau permanen (pertama)

  1. Klik kanan ikon Avast pada Taskbar atau Tray icon area (pojok kanan bawah)
  2. Pilih menu Avast shield control
  3. Pilih opsi yang ada. Misalnya, Disable for 10 minutes/1 hour (mematikan sementara selama beberapa waktu), Disable until computer is restarted (mematikan Avast sampai komputer restart), Disable permanently (mematikan antivirus Avast secara permanen)
  4. Jika diminta konfirmasi, klik tombol Yes

Cara menonaktifkan antivirus Avast sementara atau permanen (kedua)

    1. Buka aplikasi Avast. Caranya, klik ganda ikon Avast di layar desktop. Atau cari aplikasi Avast di menu Start
    2. Klik tombol Menu pada bar di atas sebelah kanan aplikasi, kemudian pilih Settings
    3. Pada sisi sebelah kiri, klik menu Protection
    4. Kemudian pilih opsi Core Shields
    5. Selanjutnya klik tombol Switch pada Core Shields untuk mematikan fungsi proteksi antivirus Avast
    6. Akan ada pilihan/opsi stop selama 10 menit atau 1 jam, nonaktif hingga komputer restart, atau permanen (indefinitely)
    7. Silahkan pilih opsi tersebut sesuai kebutuhan

    Untuk opsi 10 menit atau 1 jam, Core Shields akan aktif kembali secara otomatis jika sudah melewati durasi tersebut. Pada opsi Stop until your next restart, Core Shields akan kembali aktif secara otomatis setelah kalian melakukan restart komputer.

    Khusus untuk opsi Pemanent, Core Shields harus diaktifkan secara manual jika ingin kembali menggunakan antivirus Avast.

    Cara menonaktifkan antivirus Norton

    Berikut ini langkah-langkah mematikan antivirus Norton jika kalian menggunakannya

    1. Pertama, klik kanan ikon Norton di pojok kanan bawah Taskbar
    2. Pilih opsi Disable Auto Protect dan Disable Firewall
    3. Dalam kotak Security Request, cek menu Select the duration
    4. Pilih durasi atau lama waktu antivirus Norton dimatikan
    5. Klik tombol OK

    Jika ingin kembali mengaktifkan fungsi proteksi antivirus Norton, ulangi langkah-langkah di atas dan pilih Enable Auto-Protect/Enable Firewall.

    Cara mematikan antivirus Kaspersky

    Berikut ini langkah-langkah mematikan antivirus Kaspersky jika kalian menggunakannya

    1. Pertama,buka aplikasi antivirus Kaspersky yang telah diinstall sebelumnya
    2. Setelah itu, klik Settings (ikon gear)
    3. Cari menu Additional dan pilih opsi Self Defense
    4. Matikan opsi Enable Self-Defense untuk menonaktifkan proteksi antivirus Kaspersky
    5. Pada kotak dialog Attention!, pilih Continue

    Jika ingin kembali mengaktifkan fungsi proteksi Kaspersky, ulangi langkah-langkah di atas dan lakukan sebaliknya.

    Cara menonaktifkan antivirus Trend Micro

    Berikut ini langkah-langkah mematikan antivirus Trend Micro jika kalian menggunakannya

    1. Bukan kotak Run dengan menekan tombol Win + R
    2. Ketik supporttool.exe dan tekan tombol Enter
    3. Jika diminta konfirmasi, klik tombol Yes
    4. Buka tab (C) Uninstall
    5. Klik tombol 5. Stop all components

    Jika ingin kembali mengaktifkan fungsi proteksi, ulangi langkah-langkah di atas dan lakukan sebaliknya (klik tombol 4. Start all components)

    Cara mematikan antivirus McAfee

    Berikut ini langkah-langkah mematikan antivirus McAfee jika kalian menggunakannya

    1. Pertama buka antivirus McAfee dengan cara klik ikon berlogo perisai dengan huruf M
    2. Buka menu Change Settings lalu pilih Real Time Scanning
    3. Klik pilihan Turn Off untuk mematikan fungsi proteksi
    4. Akan ada pilihan/opsi in 15 minutes, When I Restart My PC, atau permanen (Never)
    5. Silahkan pilih opsi tersebut sesuai kebutuhan

    Untuk opsi 15 menit, proteksi akan aktif kembali secara otomatis jika sudah melewati durasi tersebut. Pada opsi When I Restart My PC, proteksi akan kembali aktif secara otomatis setelah kalian melakukan restart komputer.

    Demikian beberapa cara menonaktifkan proteksi antivirus pada Windows 10. Tekno Jempol ingatkan kembali bahwa cara tersebut sangat tidak disarankan. Do with your own risk! Jadi, lakukan dengan penuh pertimbangan secara matang. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat...

    Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
    Tulis komentar