Skip to main content

Membangun Strategi Personal Branding di Dunia Digital

Teman-teman pasti sudah tidak asing dengan istilah personal branding. Saat ini telah banyak orang termasuk pengelola bisnis, baik perusahaan maupun perorangan, yang menerapkan strategi personal branding.

Dalam sektor bisnis, membangun personal branding dapat menaikkan level bisnis serta menghasilkan peningkatan penjualan bagi bisnis kita. Di era yang serba digital ini, personal branding dapat membantu kita dalam memperoleh memperoleh kredibilitas, relasi baru, dan bahkan kesempatan baru.

Lalu, bagaimana kita bisa membangun personal branding dan apa saja langkah-langkahnya? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Cara Membangun Strategi Personal Branding

Menampilkan Citra Sesuai Portofolio

Dalam membangun personal branding, kita perlu menampilkan citra yang sesuai dengan kenyataan, sebab jika tidak hal tersebut bisa menjadi pembohongan publik. Jadi, pastikan dulu citra yang ingin ditampilkan.

Misalnya, kita ingin menampilkan citra sebagai pebisnis yang sukses, maka kita perlu membangun portofolio yang sesuai, yaitu bisnis. Kita bisa mulai membuat web portofolio untuk membangun citra yang jujur dan baik di mata publik.

Konsisten

Hal yang paling sulit di dunia ini adalah konsisten. Meski begitu, dalam membangun personal branding kita memang harus melawan hal sulit tersebut. Membangun personal branding bisa dilakukan dalam sekejap mata. Kita perlu konsisten dalam membentuk citra diri yang diharapkan.

Menjadi konsisten bisa dilakukan dengan menggunakan nama akun dan gaya bahasa yang sama di seluruh akun media sosial. Mulai dari Twitter, Instagram, Facebook, hingga LinkedIn.

Memiliki Ciri Khas

Tujuan dari personal branding adalah agar kita bisa diingat oleh publik. Dan untuk mendapatkan tempat di ingatan publik kita perlu memiliki ciri khas atau ciri khusus tentang diri ataupun bisnis kita. Kita harus mempunyai unique selling point (USP) yang bisa membuat produk atau jasa yang kita tawarkan lebih baik dari kompetitor.

Oleh karena itu, kita perlu mengetahui nilai jual apa yang kita miliki. Apa yang membuat kita atau bisnis kita lebih menarik dari milik orang lain.

Meningkatkan Interaksi Sosial secara Online dengan Audiens

Untuk menarik perhatian publik, kita perlu melakukan interaksi dengan audiens secara online. Kita bisa menyapa dan memberi apresiasi pada orang-orang yang menjadi target audiens kita. Usahakan untuk memancing diskusi lebih lanjut di setiap posting yang kita bagikan. Hal ini menunjukkan bagaimana Anda dapat berinteraksi dengan baik dengan publik.

Membuat Website Pribadi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, untuk membangun personal branding diperlukan portofolio. Salah satu cara untuk memamerkan portofolio yang kita miliki adalah dengan media sendiri menggunakan website.

Tentu kita tidak perlu khawatir akan kesulitan membuat website, sebab saat ini membuat website bisa dilakukan tanpa perlu memiliki pengetahuan coding sama sekali. Kita cukup membeli hosting, domain, dan install platform pembuatan website.

Website pribadi memiliki banyak kelebihan antara lain kita bisa bebas mengatur konten di dalamnya, termasuk style yang bisa menyesuaikan dengan diri kita. Selain itu, memiliki website dapat meningkatkan kredibilitas.

Dengan mempunyai website dan domain sendiri, Anda bisa lebih meyakinkan banyak orang di internet. Website pribadi juga bisa menjadi sarana investasi. Membuat portofolio dengan website, kita bisa terus mengembangkannya sesuka hati, bahkan kita bisa menjual produk sendiri di website yang kita miliki.

Sudah siap untuk membuat website portofolio sendiri? Teman-teman bisa membaca panduan optimasi wordpress dari kami agar website teman-teman berjalan dengan maksimal.

Memaksimalkan Media Sosial

Teman-teman tentu sudah tidak asing dengan media sosial. Iya, media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan Youtube bisa digunakan untuk keperluan strategi membangun personal branding. Kita bisa memanfaatkan berbagai platform ini sesuai dengan kebutuhan, misalnya jenis pekerjaan, target audiens, dan sebagainya.

Kita bisa menggunakan hanya satu, dua, atau bahkan semua platform media sosial yang ada. Tetapi yang sebelum mulai menggunakannya, ada baiknya kita melakukan riset terlebih dahulu agar bisa menentukan media sosial yang tepat sesuai dengan keperluan.

Membuat Strategi Konten

Saat kita sudah memiliki banyak portofolio, memiliki website sendiri, menggunakan berbagai platform media sosial, maka kini saatnya beralih untuk membuat strategi konten. Kita tentu tidak bisa hanya diam dan berharap banyak orang mengunjungi website ataupun media sosial kita, bukan?

Kita perlu menjemput calon pengunjung atau konsumen untuk mengunjungi profil kita. Langkah pertama, kita bisa memulainya dengan membuat blog. Di sana, kita bisa berbagi insight, tips, hingga tutorial di bidang yang kita kuasai.

Dengan membuat dan memiliki konten yang menarik, bisa menjaring banyak pembaca. Setelah mendapatkan banyak pembaca, kita bisa mulai menawarkan kepada mereka jasa atau produk yang kita jual.

Membangun Networking dan Berkolaborasi

Di era digital seperti saat ini, kita perlu memperluas koneksi dan berkolaborasi dengan orang-orang baru. Kita bisa mulai membangun networking dari internet. Biasanya setiap bidang pekerjaan biasanya mempunyai komunitasnya masing-masing di internet. Komunitas tersebut biasanya tersedia di grup Facebook, Kaskus, atau bahkan ada website untuk komunitas sendiri.

Saat kita telah menemukan orang yang tepat, kita bisa mengajaknya berkolaborasi. Kolaborasi diperlukan untuk membangun personal branding, agar bisa mendapatkan insight baru, ide baru, hingga karya baru bersama partner kolaborasi kita. Kolaborasi diharapkan mampu membuat kita untuk terus berkembang.

Demikian adalah beberapa langkah untuk membangun personal branding. Semoga informasi di atas bisa membantu teman-teman untuk mengembangkan bisnis yang tengah dijalankan. Sebagai penyedia web hosting dan vps managed murah yang terpercaya, Jetorbit berkomitmen untuk membantu kesuksesan bisnis teman-teman. Gunakan layanan dari kami dan dapatkan keuntungannya.


Artikel content placement kiriman dari :

Azza Ismu Annisa
PT. Jetorbit Teknologi Indonesia
Email : azza@jetorbit.com
Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar