Skip to main content

7 Cara Mengatasi Lag/Stuttering Saat Main Game di Laptop

Bermain game merupakan salah satu aktivitas yang sangat menyenangkan. Dengan adanya komputer desktop atau laptop, aktivitas ini menjadi semakin seru dan menarik. Beragam genre permainan dapat dijalankan dengan media tersebut. Bahkan perangkat pendukungnya juga cukup bervariasi.

Namun, bermain game pada PC desktop atau laptop tidak selalu lancar. Banyak gamer sering kali mengaluhkan game yang dimainkan tidak berjalan dengan baik. Misalnya game mengalami lag atau stuttering, tersendat, atau patah-patah. Hal ini yang menyebabkan pengalaman bermain game jadi kurang mengesankan.

Penyebab laptop lag saat main game

Lag saat bermain game pada laptop/PC desktop bisa disebabkan banyak hal. Beberapa diantaranya yaitu

  • Spesifikasi sistem tidak sesuai kebutuhan game
  • Komponen hardware yang bermasalah
  • Software/driver corrupt
  • "Beban" yang berlebihan pada sistem
  • dan seterusnya

Ketika terjadi laptop nge-lag, gameplay terasa sangat berat dan lemot. Kontrol permainan juga menjadi tersendat. Yang sering terjadi, tampilan game terlihat patah-patah.

Performa game umumnya direpresentasikan pada jumlah FPS (Frame rate Per Second). Semakin banyak jumlah frame yang dihasilkan per detik, artinya gameplay semakin nyaman saat dimainkan. Sebaliknya, jika jumlah FPS sedikit (biasanya < 30), gameplay sudah tidak nyaman dan terjadi lag.

Kadang-kadang, jumlah FPS game tidak stabil selama bermain game. Kondisi ini biasa disebut stuttering. Meski sama-sama menyebabkan gameplay jadi tidak nyaman, stuttering masih jarang terjadi.

Baca juga : Cara Mengatasi Laptop Lemot Windows 10

Cara mengatasi lag & stuttering saat bermain game di laptop atau PC desktop

Ada beberapa cara yang dapat kalian lakukan ketika mengalami lag atau stuttering saat memainkan game. Khususnya pada laptop/PC desktop Windows 10. Berikut ini cara dan langkah-langkahnya

Pastikan spesifikasi laptop/PC sesuai kebutuhan game yang dimainkan

Program aplikasi apapun termasuk sistem operasi pasti punya kebutuhan sistem yang harus dipenuhi agar dapat dijalankan. Kebutuhan sistem ini berupa spesifikasi teknis yang diperlukan untuk instalasi program aplikasi tersebut. Demikian pula aplikasi game PC. Umumnya, game PC modern memiliki kebutuhan sistem dalam dua versi yaitu spesifikasi minimal dan spesifikasi rekomendasi.

Spesifikasi versi minimal merupakan syarat kebutuhan sistem yang wajib tersedia untuk menjalankan sebuah aplikasi game. Jika komputer tidak memiliki spesifikasi sesuai yang disyaratkan, maka aplikasi game sering kali tidak dapat dijalankan. Bahkan, kadang bermain game komputer dengan spesifikasi minimum pun juga mengalami lag meski fiturnya dibatasi.

Nah, untuk dapat menjalankan game dengan lancar tanpa kendala lag, kalian harus menggunakan laptop atau PC yang punya spesifikasi sesuai rekomendasi. Kalau perlu, lebih dari yang direkomendasikan jika punya budget lebih. Tujuannya tentu untuk mendapatkan pengalaman bermain game yang lebih seru dan mengasyikan.

Untuk mengetahui spesifikasi kebutuhan game, kalian dapat mencarinya pada website resmi pengembang game tersebut. Kemudian, kalian mesti mencocokkannya dengan spesifikasi teknis laptop/PC gaming yang kalian punya.

Baca juga : Spesifikasi PC Gaming & Laptop Gaming Terbaik Tahun 2022

Bagaimana jika spesifikasi laptop/PC desktop tidak sesuai kebutuhan game ?

Cara mengatasinya yaitu upgrade komponen menyesuaikan spesifikasi kebutuhan game yang akan dimainkan. Ini wajib dilakukan jika kalian ingin mempercepat kinerja game PC. Setidaknya, laptop/PC desktop sesuai spesifikasi yang disarankan.

Saran dari Tekno Jempol, komponen PC desktop yang perlu diupgrade misalnya CPU, RAM, kartu grafis, dan perangkat penyimpanan. Sedangkan, komponen laptop yang bisa diupgrade hanya RAM dan perangkat penyimpanan. 

Kalau belum punya dana untuk upgrade komponen, kalian dapat memainkan game seri yang lebih lama. Biasanya, game-game PC seri lama hanya membutuhkan spesifikasi teknis yang lebih rendah sehingga lebih mudah dijangkau.

Baca juga : Game PC yang bisa dimainkan pakai Intel HD/UHD Graphic

Jangan lupa menginstall patch atau official update terbaru

Sama halnya seperti program aplikasi lainnya, game komputer kadang juga mengalami error, punya bug, hingga terdeteksi memiliki celah keamanan. Oleh karena itu, pengembang game secara rutin merilis patch (tambalan) atau pembaruan resmi. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kekurangan game tersebut supaya lebih nyaman saat dimainkan.

Jika ingin mendapatkan pengalaman bermain game yang lebih nyaman, kalian sebaiknya juga rutin mengupdate game yang kalian mainkan. Cukup mudah caranya, tinggal konek ke internet dan gunakan menu update yang tersedia. Biasanya, game akan secara otomatis memperbarui sendiri.

Untuk mendapatkan patch atau update resmi, tentu kalian harus menginstall game dengan lisensi resmi dan orisinal. Di sini, kalian dapat menggunakan layanan distribusi game PC yang cukup populer. Misalnya Steam, GOG, Origin, dan Epic Game Store. Bahkan, layanan mereka kadang menawarkan diskon sale yang cukup menarik (bahkan ada yang gratis) pada waktu tertentu.

Baca juga : Cek spesifikasi PC sebelum main game PES dan FIFA terbaru

Kurangi mod/asset/props yang tidak diperlukan

Agar gameplay lebih seru dan menantang, pengembang umumnya juga memberikan konten tambahan pada game mereka. Konten ini biasa disebut DLC (Downloadable Content). Dengan adanya DLC, kalian akan mendapatkan fitur baru atau fungsi khusus pada game yang sebelumnya belum tersedia.

Nah, DLC umumnya juga menyediakan kustomisasi berupa mod, aset, atau properti tambahan. Contohnya mod untuk menambah power dan kemampuan, aset perlengkapan/persenjataan baru, dan properti untuk mempercantik penampilan. Kustomisasi ini tentu akan membuat permainan jadi lebih seru bukan ?

Mod, aset, atau props yang tersedia bisa saja berjumlah puluhan atau bahkan ratusan yang bisa kalian pasang pada game. Apalagi jika game tersebut punya komunitas pemain yang cukup besar. Komunitas pemain sering kali juga ikut berkontribusi mengembangkan kustomisasi game yang bahkan jauh lebih banyak jumlahnya.

Perlu kalian ketahui, semakin banyak DLC, mod, aset, atau kustomisasi apapun yang dipasang akan membuat ukuran game jadi semakin besar. Hal ini akan berdampak pada sistem PC yang harus bekerja ekstra saat menjalankan game tersebut. Jika sistem PC tidak mampu, sudah pasti kalian akan mengalami lag.

Oleh karena itu, sebaiknya kalian hanya menginstal kustomisasi yang sesuai kebutuhan permainan saja. Yang penting tidak terlalu banyak. Kalaupun ingin memasang banyak kustomisasi, kalian juga harus menyiapkan PC/laptop gaming dengan spesifikasi yang lebih tinggi.

Baca juga : Begini cara mengatasi kecanduan game online

Pastikan resource game (API DirectX & driver) telah terinstal dengan benar

Game PC merupakan salah satu program aplikasi yang sangat kompleks. Untuk itu, pengembang game kadang menggunakan sumber daya tambahan agar fungsi lebih lengkap. Sumber daya tambahan pada game biasanya berupa API (Application Program Interface) grafis dan driver hardware.

Saat menginstal game pada komputer, kalian sebaiknya juga menginstal sumber daya tambahan yang biasanya disertakan pada daftar kebutuhan sistem. Misalnya, jika game membutuhkan API DirectX, maka kalian harus menggunakan sistem operasi Windows. Kalian mungkin juga harus menginstal driver grafis (Nvidia Geforce atau AMD Radeon misalnya) update terbaru agar mendapatkan optimalisasi yang dibutuhkan oleh game.

Pada beberapa kasus, game membutuhkan file, aplikasi, atau library tertentu yang ternyata tidak tersedia dalam sistem. Nah, di sini kalian juga harus mencari file, aplikasi, atau library tersebut secara online dan kemudian memasangnya agar komponen game bisa berjalan dengan semestinya.

Baca juga :

Sesuaikan resolusi dan kualitas grafis

Guna mencegah terjadinya lag atau stuttering, kalian juga harus melakukan pengaturan tampilan game. Di sini kalian mesti menyesuaikan kemampuan perangkat grafis (IGP/GPU VGA card) dengan tampilaan game yang kalian mainkan.

Selain resolusi tampilan, penyesuaian kualitas tampilan game juga harus diperhatikan jika tidak ingin mengalami lag/stuttering. Kualitas tampilan game biasanya diberi label graphic quality, graphic preset, texture detail, render quality, effects, dan seterusnya.

Berikut ini konfigurasi sederhana penyesuaian IGP/VGA card dengan game

  • Jika menggunakan IGP/GPU VGA card kelas low-end, gunakan resolusi maksimal 720p dan kualitas grafis tingkat rendah
  • Jika menggunakan kartu grafis/GPU kelas mid-end, gunakan resolusi 1080p/1440p dan kualitas grafis tingkat medium atau high.
  • Jika menggunakan kartu grafis/GPU kelah high-end, kalian bisa menggunakan resolusi 1440p/2560p dan kualitas grafis tingkat high/ very high/ultra (jika ada)

Satu lagi, cara ampuh menghilangkan lag/stuttering ketika bermain game yaitu menggunakan mode Windowed. Tampilan game menjadi "terkotakan" seperti program aplikasi Windows pada umumnya. Hal ini tentu akan membuat pengalaman bermain game kurang menarik, tidak seperti mode layar penuh.

Agar terhindar dari bottleneck yang dapat menyebabkan FPS drop atau tidak stabil, kalian juga sebaiknya melakukan penyesuaian pada CPU dan GPU VGA card. Kali ini, Tekno Jempol akan memberikan petunjuk singkat untuk menyesuaikan CPU dan GPU secara ideal

  • Jika menggunakan CPU kelas low-end/entry-level, gunakan kartu grafis GPU kelas low-end/mid-end. Atau cukup pakai IGP bawaan CPU
  • Jika menggunakan CPU kelas mid-end, gunakan GPU kelas mid-end/high-end
  • Jika menggunakan CPU kelas high-end, gunakan GPU kelas high-end/enthusiast
Baca juga : Tips memilih VGA card yang tepat

Gunakan koneksi internet yang stabil

Jika memainkan game online, sudah pasti kalian wajib menggunakan koneksi internet yang stabil (dan cepat tentunya). Ini mutlak diperlukan supaya gameplay dapat berjalan lancar. Jika tidak, lag dan stuttering akan kalian alami.

Di Indonesia, sudah banyak layanan internet dengan kualitas yang cukup baik. Namun, seringkali masih terjadi koneksi internet yang tidak stabil. Di tambah kondisi geografis yang berupa kepulauan membuat koneksi internet kurang merata.

Baca juga : Cara mempercepat koneksi internet

Optimalkan laptop/PC desktop kalian

Setelah mengaplikasikan langkah-langkah di atas, harusnya masalah lag atau stuttering sudah dapat diatasi. Namun, jika lag/stuttering masih terjadi maka kalian perlu melakukan penanganan tambahan. Berikut ini caranya

  1. Tutup aplikasi yang sudah tidak digunakan. Kalian harus memastikan aplikasi yang sudah tidak digunakan telah ditutup. Aplikasi yang masih berjalan akan terus membebani CPU dan memori RAM meski sudah tidak dipakai. Hal ini yang dapat menyebabkan kinerja laptop menjadi lambat.
  2. Matikan Windows services yang tidak diperlukan. Windows service adalah sejumlah aplikasi yang berjalan secara background untuk menyediakan fungsi atau fitur-fitur khusus. Tentu, tidak semua fungsi dan fitur tersebut digunakan terutama oleh pengguna awam (termasuk kalian, mungkin)
  3. Pastikan komponen hardware komputer berikut perangkat pendukung game dalam kondisi baik. Jika komponen/perangkat tersebut bermasalah, akan sangat mempengaruhi pengalaman bermain game.
  4. Mungkin kalian juga harus melakukan perawatan atau maintenance pada komputer secara rutin. Hal ini bertujuan agar PC kalian tetap awet dan tahan lama. Caranya dapat kalian baca pada artikel dengan judul Cara Merawat Komputer Windows Dengan Mudah Agar Kinerjanya Tetap Optimal atau tonton video di bawah ini.

Itulah beberapa cara yang dapat kalian lakukan ketika mengalami lag saat bermain game PC. Ingat, bermain game memang menyenangkan. Tapi, jangan sampai lupa waktu. Produktivitas tetap harus diutamakan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat...

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar