Skip to main content

7 Cara Merawat Hardisk Laptop & PC Desktop Biar Awet

Salah satu komponen penting dalam sebuah komputer yaitu storage atau media penyimpanan. Dari namanya saja, kalian sudah pasti paham jika storage berfungsi untuk menyimpan semua data atau file yang diperlukan. Misalnya file aplikasi, sistem operasi, atau data pribadi milik pengguna.

Ada beberapa jenis media penyimpanan dalam PC desktop atau laptop. Diantaranya yaitu hard disk. Hard disk adalah perangkat penyimpanan yang sudah digunakan sejak era komputer modern dimulai. Hard disk beroperasi dengan sistem mekanik dan memakai piringan (disk) magnetik untuk menyimpan data.

Jika dilihat dari cara kerjanya, hard disk menjadi sangat rentan mengalami kerusakan jika kalian menggunakannya dengan sembarangan. Apalagi jika digunakan secara mobile seperti pada hard disk laptop atau hard disk eksternal. Oleh karena itu, hard disk harus digunakan dengan hati-hati agar tetap dapat bekerja optimal.

Cara Merawat Hardisk Laptop & PC Desktop Biar Awet

Dalam artikel ini, Tekno Jempol akan membagikan cara merawat hard disk laptop atau PC desktop agar tetap awet serta tidak mudah rusak. Cara ini dapat kalian terapkan pada semua jenis hard disk baik itu pada hard disk 3.5", hard disk 2.5", hard disk server, hingga hard disk eksternal.

Pastikan terhindar dari benturan atau guncangan

Karena bekerja secara mekanik, hard disk sangat sensitif dengan tekanan dari luar seperti benturan atau guncangan. Jika hard disk mengalami benturan atau guncangan, dikhawatirkan akan mempengaruhi komponen di dalamnya yang beresiko mengakibatkan hard disk rusak.

Bukan tidak mungkin, guncangan atau benturan tersebut akan merusak komponen di dalamnya sehingga hard disk mengalami kegagalan saat beroperasi. Yang paling berbahaya yaitu hard disk tidak terdeteksi atau tidak terbaca oleh sistem.

Oleh karena itu, cara merawat hardisk laptop yang paling utama adalah memastikan hard disk terpasang dengan benar dan pas untuk mengurangi resiko guncangan. Jika kalian menggunakan laptop atau hard disk eksternal, tempatkan pada alas yang kuat dan tidak mudah goyang. Jangan lupa menggunakan wadah atau tas khusus jika ingin membawa laptop saat berpergian.

Cek partisi pada hard disk secara berkala

Cara merawat hard disk berikutnya yaitu melakukan pengecekan pada partisi hard disk. Partisi merupakan bagian dari media penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan semua file dalam komputer dan biasanya dikenal dengan label "local disk" C:\ D:\ E:\ ,dst (pada OS Windows).

Dengan melakukan pengecekan dan pembenahan partisi hard disk, diharapkan akan mengoptimalkan penyimpanan file/data/informasi dalam PC. Untuk pengecekan partisi kita menggunakan aplikasi Disk Check. Aplikasi untuk maintenance komputer ini cukup efektif untuk mencegah kerusakan data pada hard disk.

  1. Buka aplikasi Command Prompt
  2. Tekan tombol Win + X lalu pilih Command Prompt (Admin)
  3. Jika dimintai konfirmasi, klik tombol Yes
  4. Ketik
    chkdsk /f (drive letter)
    Drive letter ini merujuk pada partisi yang akan anda lakukan pengecekan. Tanda /f merujuk pada perintah fix (perbaikan)
  5. Misal, jika anda melakukan pengecekan partisi D:\ maka ketik
    chkdsk /f D:\
  6. Tunggu hingga proses selesai.
  7. Ulangi pada partisi yang lain

Jangan lupa shut down/eject/safely remove setelah selesai digunakan

Credit : geekysoumya.com

Hard disk juga merupakan perangkat elektronik yang kadang sensitif dengan aliran listrik. Jika kalian sudah selesai menggunakan komputer, ada baiknya mematikan melalui proses shut down yang benar.

Hal ini bertujuan agar aliran listrik semua komponen PC termasuk hard disk dapat dihilangkan tanpa merusak komponen eletronik di dalamnya. Penggunaaan tombol on atau off secara paksa dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen komputer secara elektrik.

Begitu pula pada hard disk ekseternal yang umumnya menggunakan konektor USB. Pastikan kalian menggunakan fitur eject atau safely remove agar hard disk eksternal tersebut dapat dilepaskan dengan aman. Biasanyanya, hard disk eksternal boleh dilepas setelah lampu LED notifikasinya tidak berkedip lagi (mati).

Gunakan daya listrik yang stabil

Credit : Intel Free Press, CC BY-SA 2.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0, via Wikimedia Commons

Untuk kalian yang menggunakan komputer desktop, sebaiknya memakai PSU (Power Supply Unit) yang bagus sebagai solusi cara perawatan hard disk. Tujuaanya agar daya listrik yang dialirkan lebih stabil. Dengan begitu komponen vital pada komputer terutama hard disk mampu bertahan lebih lama.

Bila ingin lebih aman, kalian dapat menggunakan UPS (Uninterruptable Power Supply) demi menghindari cut off secara tiba-tiba saat listrik padam. Jika menggunakan laptop, kalian sebaiknya tidak melepas baterai. Laptop menggunakan baterai sebagai sumber daya listrik utama. Selain itu, baterai juga sebagai penyedia daya cadangan saat listrik padam.

Melepas baterai laptop dan menggunakan daya listrik dari stop kontak secara langsung cukup beresiko. Sebab, jika sewaktu-waktu listrik padam atau tegangan naik turun akan menggangu aliran listrik pada laptop. Hal ini mungkin akan menyebabkan komponen pada laptop mengalami kerusakan.

Lakukan defrag hard disk secara rutin

Salah satu cara merawat hard disk menggunakan software dalam Windows adalah melakukan defragmentasi.

Data yang diakses dalam hard disk bisa dari berbagai blok lokasi. Hard disk juga bisa saja menulis sebuah file di blok lokasi yang berbeda-beda. Ketika file tersebut diakses, akan memerlukan waktu sebab mesti mencari di banyak lokasi. Oleh sebab itu, defragmentasi bagi hard disk wajib rutin dijalankan.

Defragmentasi merupakan proses penulisan ulang data pada lokasi yang sama/berdekatan dengan tujuan mempercepat akses. Berikut ini cara mendefrag hard disk pada Windows 10

  1. Buka menu Start
  2. Pilih Windows Administrative Tools
  3. Pilih Defragment & Optimise Drives
  4. Lakukan analisa pada partisi yang akan didefrag dengan klik tombol Analyze
  5. Jika tingkat fragmentasi kurang dari 10%, proses defragment dapat ditunda dan dilakukan dilain waktu
  6. Jika tingkat fragmentasi mencapai 10% atau lebih, proses defragment dapat dilakukan saat itu juga dengan klik tombol Defrag

Jika menggunakan hard disk sebagai penyimpanan utama, kalian wajib melakukan defrag hard disk setidaknya sebulan sekali. Hitung-hitung untuk maintenance hard disk juga. Untuk lebih jelasnya tentang maintenance hard disk atau PC, kalian bisa mampir ke artikel dengan judul Cara Merawat Komputer atau Laptop Agar Tidak Cepat Rusak.

Cara mengecek hard disk laptop rusak atau tidak

Credit : thewindowsclub.com

Semua hard disk (bahkan juga SSD) memiliki fitur yang dinamakan S.M.A.R.T, singkatan dari Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology. Sesuai namanya, fitur ini berfungsi untuk melakukan monitoring, analisa, dan sekaligus pelaporan kondisi hard disk secara real-time.

Jika terdeteksi adanya indikasi kesalahan, error, atau bahkan kerusakan pada hard disk, sistem operasi atau program aplikasi tertentu akan memberikan notifikasi peringatan untuk segera melakukan tindakan penyelamatan data yang tersimpan. Misalnya seperti backup data dan penggantian ulang perangkat hard disk baru.

Pengguna laptop (termasuk kalian) juga bisa melakukan diagnosa atau pengecekan hard disk, apakah kondisinya masih baik atau akan rusak. Cara mengecek hard disk laptop rusak atau tidak pun sebetulnya sangat mudah. Windows 10 sudah memiliki aplikasi tools untuk hal tersebut.

  1. Buka aplikasi Command Prompt
  2. Ketik perintah berikut
    wmic diskdrive get status
    lalu tekan tombol Enter

Jika muncul notifikasi "Status OK", itu berarti kondisi hard disk laptop masih bagus dan bisa bekerja dengan semestinya.

Namun, bila muncul notifikasi "Status Caution, Unknown, atau Bad" menandakan adanya gejala kesalahan yang terjadi pada hard disk. Sebaiknya kalian segera melakukan proses backup data yang tersimpan di dalamya sebelum hal-hal yang diinginkan terjadi.

Selain aplikasi di atas, kalian juga bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga yang bernama CrystalDiskInfo. Aplikasi tersebut mampu memberikan informasi yang jauh lebih detail termasuk status dari indikator fitur S.M.A.R.T pada hard disk. Kalau berminat, kalian bisa mengunduhnya lewat link berikut ini

https://crystalmark.info/en/software/crystaldiskinfo/

Bersihkan dari file-file sampah atau data/aplikasi yang tidak digunakan

Seringkali saat bekerja di depan PC, kita tidak menyadari jika hard disk juga akan dipenuhi dengan data-data yang tidak berfaedah seperti history browsing, cache program, file temporary, hingga aplikasi yang tidak digunakan. Data-data "sampah" semacam ini jika terus dibiarkan akan semakin menyesaki ruang hard disk.

Di sini kita menggunakan aplikasi untuk membersihkan file-file “sampah” yang dinamakan “Disk Cleanup”.

  1. Anda dapat membuka aplikasi Disk Cleanup lewat menu Start lalu ketik “Cleanup” tanpa tanda petik
  2. Atau buka menu Start kemudian pilih menu Windows Administartive Tools
  3. Buka aplikasi Disk Cleanup
  4. Pilih drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:
  5. Pilih jenis file yang akan dibersihkan. Sebaiknya pilih semua jenis file
  6. Klik OK
  7. Tunggu hingga proses selesai.

Lakukan pembersihan setidaknya sebulan sekali agar penggunaan ruang hard disk tetap efisien. Sudah banyak aplikasi tools untuk membersihkan hard disk diantaranya CCleaner. Membersihkan dengan aplikasi CCleaner relatif mudah dan ampuh.

Itulah beberapa cara perawatan hard disk pada laptop atau komputer desktop. Silahkan mencoba cara di atas agar hard disk kalian tetap awet dan tidak gampang rusak. Semoga bermanfaat...

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar