Skip to main content

7 Cara Mengatasi HP Panas dan Overheat

Perangkat mobile seperti handphone Android umumnya mengkonsumsi daya listrik yang jauh lebih rendah daripada komputer desktop dan laptop. Hal ini dikarenakan komponen hardware di dalamnya dirancang secara ringkas dan tidak terlalu kompleks. 

Meski daya yang dibutuhkan sedikit, komponen hardware handphone atau smartphone Android tetap bisa menghasilkan panas saat digunakan. Pada beberapa kasus, suhu panas yang dihasikan kadang terasa hingga cover body handphone.

Cara mengatasi HP panas dan overheat untuk Android/iPhone

Penyebab handphone Android terasa panas

Tingginya suhu yang dirasakan saat menggenggam handphone Android bisa disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya yaitu

  • Komponen hardware bekerja terlalu keras
  • Terlalu banyak aplikasi yang dijalankan sehingga membebani sistem
  • Skenario penggunaan yang berlebihan atau tidak wajar
  • Kerusakan pada software atau hardware

Hawa panas pada handphone Android biasanya berasal dari chipset dan baterai. Suhu handphone saat digunakan harus benar-benar dijaga. Jika tidak, handphone Andriod bisa jadi mengalami overheat atau kelebihan panas. 

Sebagai informasi, overheat dapat menyebabkan kinerja handphone Android menjadi tidak stabil. Bahkan dalam jangka panjang, overheat dapat mengakibatkan kerusakan komponen handphone secara permanen.

Berikut ini ada beberapa cara mengatasi HP panas dan overheat. Langkah-langkah dalam artikel ini berdasarkan ponsel Android dengan berbagai merk seperti Oppo, Samsung, Xiaomi atau Vivo. Selain itu juga bisa diaplikasikan pada platform OS lainnya (iOS/iPhone).

Mengetahui suhu komponen handphone Android

Credit : techviral.net

Kalian mungkin perlu mengetahui suhu atau temperatur handphone yang sedang beroperasi. Dengan begitu, kalian dapat mengontrol penggunaan handphone agar lebih maksimal.

Untuk mengetahui suhu komponen handphone Android, kalian dapat menggunakan aplikasi monitor hardware. Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan, misalnya

Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memberikan informasi mengenai operasi kerja komponen handphone. Mulai dari clock speed, voltase, presentase penggunaan, hingga suhu operasi. Komponen vital seperti chipset atau SoC (System on Chip) umumnya memiliki batas maksimal suhu operasional.

Sebetulnya, chipset pada handphone modern telah dilengkapi proteksi untuk menghindari overheat. Jika suhu chipset terdeteksi agak tinggi, biasanya sistem handphone Android akan menurunkan kinerja guna mencegah kelebihan panas yang tidak terkontrol.

Lakukan restart/matikan handphone sebentar

Credit : jihosoft.com

Salah satu langkah paling mudah untuk mengatasi HP yang panas yaitu dengan melakukan restart. Ponsel Android akan memulai sistem dari awal sehingga suhu komponennya akan turun cukup signifikan. Untuk melakukan proses restart handphone Android juga sangat mudah

  1. Tekan tombol power selama beberapa saat
  2. Pilih opsi Restart
  3. Handphone akan segera melakukan proses restart

Sebagai informasi, sistem operasi modern seperti Android biasanya akan melakukan restart otomatis jika suhu komponen hardware terdeteksi sudah terlalu tinggi. Hal ini bertujuannya untuk menghindari ketidak stabilan kinerja atau kerusakan yang lebih parah akibat kelebihan panas (HP overheat).

Jika memungkinkan, coba matikan handphone Android untuk sementara waktu. Terutama setelah digunakan untuk pekerjaan yang agak berat seperti gaming, streaming, dan desain/editing. Mematikan ini bisa dikatakan "mengistirahatkan" handphone sebelum digunakan lagi.

Tutup aplikasi yang sudah tidak diperlukan

Beberapa aplikasi Apndroid sudah tidak digunakan namun masih terus berjalan akan membebani chipset dan memori RAM. Inilah salah satu penyebab utama komponen handphone bekerja terlalu keras dan mudah menghasilkan suhu panas.

Lalu bagaimana cara mengatasi HP yang mudah panas ? Mudah! Cukup dengan menutup aplikasi-aplikasi yang sudah tidak diperlukan ? Berikut ini langkah-langkahnya

  1. Buka Settings
  2. Pilih menu Maintenance
  3. Pilih Clear Memory
  4. Sistem akan menutup beberapa aplikasi yang sekiranya sudah tidak dibutuhkan

Seandainya telah terlanjur membuka banyak aplikasi, berikut ini langkah-langkah yang dapat dikerjakan

  1. Buka menu Task list dengan cara menekan tombol di bagian kiri bawah layar handphone Android
  2. Akan muncul daftar beberapa aplikasi yang sedang berjalan atau pernah dijalankan
  3. Tap ikon close/exit (ikon X) pada pojok kotak aplikasi yang sekiranya sudah tidak dibutuhkan.
  4. Jika ada, buka aplikasi Task manager di Settings
  5. Pilih aplikasi yang ingin ditutup, kemudian tap tombol Stop
Credit : ilovefreesoftware.com

Kalian juga dapat menutup aplikasi lewat Pengaturan Android

  1. Buka menu Pengaturan
  2. Pilih menu Aplikasi
  3. Cari kolom/opsi Running Apps
  4. Pilih aplikasi yang ingin ditutup, kemudian tap tombol Stop

Di sini, kalian harus berberhati-hati sebab terdapat banyak aplikasi untuk sistem Android. Jangan menutup sembarang aplikasi terutama kalau kalian tak memahami aplikasi tersebut. Kalian cukup menutup aplikasi yang umumnya kalian pakai seperti browser, games, pemutar musik/video, dan sebagainya.

Pastikan berada di wilayah yang terjangkau sinyal jaringan operator seluler

Perlu diketahui, handphone Android akan terus mencari sinyal jaringan operator seluler yang digunakan. Jika tempat domisili kalian sudah terjangkau jaringan dari operator seluler, handphone mungkin lebih mudah mendapatkan sinyal.

Sebaliknya, handphone Android yang sulit mendapatkan sinyal akan terus bekerja keras. Alhasil, sistem menjadi overwork sehingga menimbulkan kelebihan panas. Selain panas, handphone Android juga jadi boros baterai karena terus-menerus mengkonsumsi daya.

Untuk melihat jangkauan sinyal operator sebetulnya sangat gampang. Kalian cukup memperhatikan ikon notifikasi sinyal pada layar OS Android. Kalau baris sinyal tampak penuh atau hampir penuh, berarti  handphone Android telah mendapatkan jaringan operator dengan bagus.

Namun bila baris sinyal kelihatan sedikit, kalian sebaiknya berpindah ke tempat yang lebih terbuka. Misalnya seperti balkon, lapangan, atau halaman. Umumnya, sinyal operator seluler lebih mudah didapat pada area yang tak banyak objek yang bisa menghambat. Contohnya, pohon, tiang, atau bangunan tinggi.

Selain itu, kalian sebaiknya juga memakai handphone Android dalam posisi yang tak terlalu banyak bergerak. Tujuannya supaya sinyal yang diperoleh handphone bisa jauh lebih stabil. Apabila memakai handphone dalam posisi berjalan, mungkin sinyal akan ditangkap terasa naik turun dan layanan yang didapat mungkin tidak nyaman.

Kurangi kecerahan layar handphone

Credit : stackoverflow.com

Mungkin saja brightness atau kecerahan layar tak menyebabkan performa HP Android menjadi lemot. Namun, kecerahan layar bisa bikin penggunaan daya baterai akan lebih cepat habis. Bila daya baterai tinggal sedikit, handphone akan menurunkan performanya supaya bisa menyala lebih lama.

Apakah kecerahan layar bisa membuat handphone Android menjadi panas ? Secara tidak langsung, iya. Tampilan yang semakin terang menandakan komponen layar bekerja lebih keras. Jika layar terlalu terang, bukan tidak mungkin akan membuat komponen tersebut mengalami suhu panas.

Sebagai saran, kalian dapat mengontrol kecerahan layar secara otomatis. Jadi, kalau sedang berada di luar ruangan dengan intensitas pencahayaan tinggi, kalian sebaiknya mengatur kecerahan layar handphone pada level yang tinggi pula.  

Sebaliknya bila kalian berada di dalam ruangan dengan intensitas pencahayaan yang rendah, kecerahan layar juga sebaiknya menyesuaikan (level kecerahan yang rendah). Dengan demikian, daya pada baterai tidak akan cepat habis dan handphone tidak akan mengalami kelebihan panas.

Kurangi penggunaan widget/kustomisasi yang berlebihan

Credit : trustedreviews.com

Platform Android juga menyediakan fitur widget. Dengan fitur ini, kalian dapat melakukan fungsi-fungsi khusus tanpa mesti mencari terlalu lama. Contohnya menerima informasi langsung secara real-time. Widget juga bisa berfungsi sebagai penambah keindahan tampilan layar handphone.

Sayangnya, penerapan widget yang terlalu banyak malah bisa menyebabkan performa handphone Android menjadi lambat. Ini dikarenakan widget bisa menggunakan ruang RAM yang cukup banyak. Jadi, sebaiknya kalian cuma memakai widget yang benar-benar dibutuhkan saja. Hal ini bertujuan supaya HP tak mengalami panas (overheat) ketika dioperasikan.

Platform Android memang dikenal cukup mudah untuk dikustomisasi. Semisal mengganti launcher, mengubah tema tampilan, merubah font atau ikon, dan lainnya. Alhasil, kustomisasi ini akan membuat tampilan handphone Android menjadi lebih cantik.

Tetapi, kadang kustomisasi ini justru membuat kinerja handphone Android menjadi lambat. Sebab, efek visual pada tampilan layar juga membebani performa sistem Android. Oleh karena itu, kalian sebaiknya tak menerapkan kustomisasi tampilan layar yang terlalu banyak. Kalian cukup pakai kustomisasi standar atau yang telah tersedia secara default dalam platform Android.

Tidak mengoperasikan handphone Android sambil dicas

Credit : dignited.com

Saat ini, banyak pengguna yang mengoperasikan handphone Androidnya secara cukup berlebihan. Mungkin rasanya sampai berjam-jam. Bahkan, saat baterai handphone tersebut diisi ulang/dicas atau dicharge ulang, banyak pengguna yang masih mengoperasikannya.

Sebenarnya, hal tersebut tidak masalah untuk dilakukan. Namun, alangkah baiknya jika tidak dilakukan terlalu sering. Mengoperasikan handphone Android sambil ngecas akan membuat komponen power bekerja lebih ekstra. Mengisi daya baterai dan menyuplai daya untuk sistem ponsel.

Jika handphone dioperasikan untuk kebutuhan yang ringan dan tak terlalu berat, mungkin komponen power tidak akan bekerja terlalu keras. Sedangkan jika digunakan untuk keperluan yang lebih berat, dikhawatirkan justru dapat membebani komponen tersebut sehingga akan menghasilkan panas berlebih.

Demikian cara dan langkah-langkah mengatasi handphone Android yang terasa panas. Pesan dari Tekno Jempol, gunakan handphone atau smartphone dengan bijak dan wajar. Tujuannya agar handphone tidak cepat panas dan lebih awet.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat..

Baca juga artikel terkait :

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar