Skip to main content

Processor Intel dan AMD Yang Support Windows 11

Saat ini, Microsoft telah merilis seri terbaru sistem operasi penerus Windows 10. Namanya Windows 11. Microsoft membangun Windows 11 ini dengan menyesuaikan teknologi komputasi generasi modern. Ini artinya, Windows 11 nanti akan membutuhkan komponen hardware generasi yang lebih modern pula.

Sama seperti Windows 10, Windows 11 juga mendukung antarmuka berbasis desktop dan multi-touch. Oleh karena itu, Windows 11 dapat dijalankan pada perangkat PC, laptop, tablet, sistem embed, atau bahkan smartphone.

Windows 11 dan Windows 10 nantinya akan terus diperbarui dengan berbagai tambahan fitur dan dukungan menyesuaikan perkembangan teknologi. Microsoft bahkan mengatakan bahwa Windows 10 dan Windows versi terbaru akan selalu mendukung teknologi komputer terbaru. Kedepan, processor generasi terbaru juga akan selalu membutuhkan sistem operasi generasi terbaru pula.

Processor AMD dan Intel yang dapat menjalankan Windows 11

Kebutuhan processor untuk Windows 11

Spesifikasi processor komputer desktop atau laptop minimal yang dibutuhkan agar dapat menjalankan Windows 11 menurut Microsoft yaitu

  • CPU atau SoC (System on Chip) dual-core dengan arsitektur 64-bit berkecepatan 1 GHz yang telah memiliki ekstensi atau intruksi
    • PAE (Physical Address Extension), ekstensi untuk pengalamatan memori lebih dari 4 GB
    • NX (No-eXecute, AMD)/XD (eXecute Disable, Intel), ekstensi yang dibutuhkan untuk menjalankan fitur Data Execution Prevention (DEP). Fitur ini mengijinkan sistem operasi Windows untuk tidak mengeksekusi suatu kode perintah yang dianggap berbahaya. Jika terdeteksi ada kode malware yang tertulis pada suatu ruang memori, maka ruang memori tersebut akan ditandai dengan label "no execute" atau tidak dieksekusi.
    • SSE2 (Streaming SIMD Extension 2) merupakan ekstensi perintah operasi vektor integer dan atau floating-point guna peningkatan performa yang lebih signifikan
    • SSE4.1, pengembangan dari SSE2 berisi sejumlah instruksi untuk operasi umum, tidak spesifik untuk aplikasi multimedia
    • CX16/CMPXCHG16B, instruksi operasi atom untuk algoritma paralel guna mengoptimalkan proses sinkronisasi multithread
    • PrefetchW, instruksi percepatan kinerja untuk operasi vektor khususnya yang berbasis floating-point
    • LAHF-SAHF, instruksi untuk operasi virtualisasi dan kalkulasi floating-point

Sedangkan spesifikasi teknis processor minimal untuk Windows 10 menurut Microsoft sebagai berikut

  • CPU atau SoC (System on Chip) dengan kecepatan 1 GHz yang telah memiliki ekstensi PAE, NX/XD, dan SSE2.
    • Jika akan menjalankan Windows 10 versi 64-bit, processor juga harus memiliki instruksi CX16/CMPXCHG16B, PrefetchW, dan LAHF-SAHF.

Semua ekstensi atau instruksi tersebut hanya tersedia pada processor dengan arsitektur x86-64 (AMD64 atau Intel 64). Pada kondisi tertentu, ekstensi atau instruksi tersebut mungkin harus diaktifkan lewat menu UEFI BIOS.

Baca juga : Perbedaan, Kelebihan, serta Kekurangan Processor Intel dan AMD

CPU Intel dan AMD yang memenuhi syarat kebutuhan Windows 11

Sesuai penjelasan di atas, Windows 11 harusnya dapat berjalan pada komputer desktop/laptop dengan CPU diantaranya

  • Seri Intel Core 2 (Penryn) yang dipasarkan sejak tahun 2008 atau seri Intel Pentium dan Celeron (Sandy Bridge) yang dipasarkan sejak tahun 2011
  • Seri AMD FX yang dipasarkan sejak tahun 2011

Sedangkan Windows 10 32-bit harusnya bisa dijalankan dengan processor seperti berikut ini

  • Seri Intel Pentium 4 Prescott yang dipasarkan sejak tahun 2004 atau seri Intel Pentium D Smithfield yang dipasarkan sejak tahun 2005
  • Seri AMD Opteron atau Athlon 64 yang dipasarkan sejak tahun 2003

Windows 10 64-bit harusnya dapat dijalankan pada processor berikut

  • Seri Intel Pentium 4 Cedar Mill atau seri Pentium D Presler yang dipasarkan sejak tahun 2006
  • Seri processor AMD dengan soket AM2 yang dipasarkan sejak tahun 2006

Namun, Intel hanya memberikan dukungan resmi Windows 11 dan Windows 10 pada processor yang relatif agak baru dari processor tersebut. Lebih detailnya, dapat kalian cek pada link Intel® Processor Support Microsoft Windows® 10.

Processor AMD atau Intel yang dirilis pada tahun tersebut dan tahun sesudahnya atau yang lebih baru sudah tentu mendukung instalasi Windows 11 dan Windows 10.

Rekomendasi CPU Intel dan AMD dari Microsoft untuk Windows 11

Kebutuhan processor untuk Windows 11 sebetulnya tidak jauh berbeda dengan processor untuk Windows 10 64-bit. Jika processor yang kalian pakai mampu menjalankan Windows 10 64-bit, kemungkinan kalian dapat menginstal Windows 11 pada komputer tersebut.

Microsoft juga memiliki daftar CPU Intel dan AMD (serta SoC Qualcomm) yang sudah divalidasi secara resmi untuk dapat menjalankan sistem operasi Windows 11 atau Windows 10. Lebih lengkapnya, kalian dapat mengeceknya lewat link Windows Processor Requirements.

Untuk Windows 11, Microsoft sangat menyarankan penggunaan processor yang relatif baru, semisal

  • Intel Core generasi ke-8 atau yang lebih baru
  • AMD Zen+ (Ryzen seri 2000) atau yang lebih baru
  • Qualcomm Snapdragon 850 atau yang lebih baru

Processor generasi lama bisa saja masih kompatibel dan mampu menjalankan Windows 10 atau Windows 11. Hanya saja, kemungkinan tidak akan mendapatkan dukungan resmi dari Microsoft.

Microsoft saat ini telah mengembangkan dukungan OS Windows pada arsitektur CPU selain x86/x86-64 (Intel/AMD). Sejak versi Windows 10 1709 (dan yang lebih baru), sudah mendukung processor dengan arsitektur ARMv7 dan ARM64. Arsitektur ini umumnya digunakan oleh processor mobile pada smartphone atau tablet.

Baca juga : Spesifikasi Komputer Desktop/Laptop Yang Mendukung Windows 11

Cara mengetahui nama dan tipe processor yang mendukung Windows 11

Lalu bagaimana cara mengetahui processor yang terpasang pada komputer cocok untuk menjalankan Windows 10 atau Windows 11 ? Kalian dapat menggunakan aplikasi System Information untuk dapat mengetahui informasi tentang hardware komputer, termasuk mengidentifikasi processor Intel atau AMD yang terpasang.

Anda juga dapat menggunakan tools Processor Identification Utility (khusus processor Intel, download di sini) atau CPU-Z (download di sini) untuk mengidentifikasi informasi teknis mengenai processor yang terpasang pada komputer

Pada beberapa kasus yang terjadi, Windows 10 tidak dapat diinstal karena tidak didukung oleh CPU yang digunakan. Hal ini disebabkan CPU tersebut kemungkinan termasuk generasi lama dan tidak mendukung instruksi yang dibutuhkan oleh sistem operasi Windows 10.

Berikut ini cara mengetahui instruksi yang didukung oleh CPU

Cara ini sangat disarankan khususnya jika ingin menjalankan OS Windows 10 atau Windows 11 pada CPU generasi lawas

  1. Download aplikasi Coreinfo lewat link ini. Aplikasi ini digunakan untuk mengetahui informasi teknis tentang CPU
  2. Setelah selesai, ekstrak file hasil unduhan tersebut untuk mendapatkan file aplikasinya
  3. Karena aplikasi ini berbasis utilitas DOS/Command Line, maka untuk menjalankannya harus melalui Command Prompt
  4. Buka aplikasi Command Prompt (CMD)
  5. Arahkan ke direktori aplikasi Coreinfo yang baru saja diunduh (biasanya dengan mengetikkan perintah "cd *nama folder*")
  6. Ketik perintah "coreinfo -f" (tanpa tanda petik)
  7. Jika memiliki label bintang (*), maka instruksi tersebut telah didukung oleh CPU
  8. Tapi, jika memiliki label tanda hubung/strip (-), maka instruksi tersebut TIDAK didukung oleh CPU
  9. Untuk bisa menjalankan Windows 10, ekstensi yang harus didukung oleh CPU adalah PAE, NX/XD, dan SSE2. Sedangkan instruksi yang dibutuhkan oleh Windows 10 64-bit yaitu x64, CX16, PrefetchW, dan LAHF-SAHF
  10. Ekstensi CPU yang dibutuhkan oleh Windows 11 yaitu PAE, NX/XD, dan SSE4.1 serta instruksi CX16, PrefetchW, dan LAHF-SAHF

Jika ada salah satu instruksi yang tidak didukung oleh CPU tersebut, kemungkinan besar Windows 10 atau Windows 11 tidak akan dapat diinstal. Oleh karena itu, pastikan semua instruksi di atas telah didukung oleh CPU yang digunakan atau mempertimbangkan untuk upgrade CPU Intel/AMD yang lebih baru.

Baca juga : Tips Memilih Processor Terbaik Untuk Gaming, Desain, dan Editing

Mulai Windows 10 1703 (Creators Update) dan seterusnya, tidak lagi mendukung mendukung processor/SoC Intel Atom Clover Tail semisal Atom Z2760, Atom Z2520, Atom Z2560, dan Atom Z2580.

Setidaknya, pengguna komputer dengan processor/SoC tersebut tidak bisa lagi mendapatkan pembaharuan untuk Windows 10. Windows 10 1703 dan yang lebih baru membutuhkan fitur atau instruksi tertentu yang tidak dimiliki oleh processor Intel Atom Clover Tail.

Kedepan, tidak menutup kemungkinan Windows 10 atau Windows 11 juga akan meninggalkan dukungan dari processor yang tidak memiliki teknologi atau instruksi yang dibutuhkan. Lagi pula, Microsoft memprioritaskan pengembangan Windows generasi terbaru untuk CPU atau teknologi komputer yang lebih baru.

Untuk dapat menjalankan sistem operasi Windows 10 atau Windows 11 secara optimal, seharusnya menggunakan hardware dengan teknologi generasi terbaru. Tidak lain tujuannya untuk memaksimalkan fitur-fitur yang ada sehingga penggunaannya jauh lebih bermanfaat. Sekian...

Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat yang berbeda ? Tuliskan lewat kotak komentar di bawah. Usahakan sesuai topik artikel ini.
Tulis komentar